Kembangkan Ekonomi Digital Berbasis Kerakyatan

PONTIANAK – Anggota Komisi XI DPR RI yang membidangi fiskal dan keuangan Gabriel Michael Jeno mengatakan ekonomi Pancasila atau kerakyatan perlu diperkuat secara fimal. Salah satunya adalah dengan diciptakannya kembali sistem perencanaan yang periodik dan berkesinambungan. “Di tengah arus globalisasi dan semakin liberalnya sistem ekonomi, sistem ekonomi dalam negeri perlu diperkuat,” ujarnya saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Bengkayang, pada pekan ke-2 Januari 2019 lalu.

Menurutnya, globalisasi memang tidak bisa dihindari di era sekarang ini. Selain itu perkembangan teknologi digital yang sangat kencang telah membuat banyak perubahan di berbagai lini ekonomi. Pemerintah tak boleh ketinggalan di era ekonomi digital. “Apalagi sudah terbukti bangsa ini memiliki kemampuan sebagai salah satu pusati digital bagi kawasan Asia,” sebut dia.

Lanjutnya, salah satu yang perlu didorong pemerintah adalah ekonomi digital berbasis kerakyatan. ”Kita ingin dorong ekonomi digital berbasis kerakyatan. Masyarakat kita harus melek digital. Bahkan sampai pada tingkat petani dan nelayan semestinya bisa memanfaatkan teknologi digital untuk peningkatan kesejahteraannya,” imbuh dia.

Dia juga menilai, masyarakat di Kabupaten Bengkayang dan daerah lain yang memiliki tapal batas saat ini bisa berbangga hati. Pasalnya pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan dalam beberapa tahun belakangan sangat gencar. Begitu juga pembangunan perdesaan secara umum, dimana aliran dana desa terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal tersebut membuat daya saing masyarakat perbatasan, dan desa umumnya meningkat. (ars)

Read Next

Jeno: Empat Pilar Kebangsaan Alat Utama Cegah Konflik

Tinggalkan Balasan

Most Popular