Kembangkan Temajuk jadi Pariwisata Nasional

PERBATASAN : Pangdam, Wakil Bupati Sambas, Ketua DPRD dan Sekda saat kunjungan ke Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas, kemarin. 

Kunker Pangdam XII/TPR di Sambas

SAMBAS – Daerah perbatasan antar negara yakni di Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas rencananya akan dikembangkan menjadi kawasan pariwisata nasional. Sebagai upaya persiapan, Sabtu (20/6) Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah tersebut.

“Pemerintah, merencanakan kawasan Temajuk akan dikembangkan menjadi kawasan pariwisata nasional. Diharapkannya masyarakat untuk mendukung. Khususnya dalam keamanan, dukung Pos Pamtas karena cukup berat tugasnya harus bisa mengawasi setiap saat orang orang yang melintas batas,” kata Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Disampaikan, adanya rencana tersebut, dukungan dari masyarakat sangat diperlukan. “Masyarakat harus siap mendukung program pemerintah. Kami dari Kodam XII/Tpr tentunya siap mendukung apa-apa yang sudah direncanakan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” katanya.

Kunjungan kerja yang dilaksanakan di titik nol Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Pangdam XII/Tpr didampingi Kapoksahli Pangdam XII/Tpr, Brigjen TNI Ita Jayadi, Irdam XII/Tpr, Brigjen TNI Widhioseno, Katopdam XII/Tpr Kolonel Ctp Diki, Kazidam XII/Tpr Kolonel Czi Sukamdi serta Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos.

Rombongan disambut Wakil Bupati Sambas, Hj. Hairiah, Ketua DPRD Kabupaten Sambas H. Abu Bakar, Sekda Kabupaten Sambas,  H Fery Madagaskar. Dikesempatan itu, rombongan meninjau Gapura Garuda dan Titik Nol yang merupakan pintu masuk ke wilayah Indonesia.

Kunjungan, selain adanya rencana pengembangan kawasan Temajuk menjadi pariwisata nasional. Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad juga ingin melihat situasi perbatasan serta untuk melihat langsung prajuritnya yang sedang melaksanakan pengamanan perbatasan.

“Temajuk adalah daerah lintas batas antara negara Indonesia dengan negara Malaysia. Dimana pada saat tertentu khususnya hari libur banyak warga negara Malaysia yang berlibur di wilayah pantai Temajuk. Dalam pengembanganya bahwa dari Malaysia sudah mulai membangun Pos Bea Cukai,” katanya.

Diharapkan, dari pihak Indonesia, akan memperhatikan daerah ini. “Tadi saya sudah koordinasi dengan Wakil Bupati mungkin kedepan akan membuat rencana rencana, untuk membuka akses dari pintu gerbang ini untuk nanti memudahkan dalam jalur transportasi ke pantai,” katanya.

Wakil Bupati Sambas, Hj. Hairiah mengucapkan terima kasih bahwa Pangdam XII/Tpr kembali hadir di Kabupaten Sambas untuk melihat bagaimana situasi perbatasan di Sambas dalam hal ini di Desa Temajuk Kecamatan Paloh.

“Kecamatan Paloh ini memiliki potensi yang sangat luar biasa dari sumber daya alamnya, perikanan, pariwisata dan sumber daya lainnya. Kemudian karena Desa Temajuk ini berbatasan langsung dengan malaysia tentu ada kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” katanya.

Pemkab Sambas, sebutnya, berupaya ada pembangunan yang benar-benar berkesinambungan. “Selama ini pembanguan ada di Kecamatan Sajingan. Kecamatan Paloh yang sama-sama berbatasan dengan Malaysia harus juga dibangun untuk memback up perbatasan yang ada di Sajingan,” katanya.

Dengan demikian, kegiatan – kegiatan dari sisi keamanan dan perekonomian itu berjalan seimbang. Sehingga pemerintah pusat berharap melaksanakan pembangunan di Temajuk. “Kami juga berharap dengan Mendagri untuk membangun gerbang perbatasan yang benar-benar memperlihatkan bahwa Kabupaten Sambas sebagai ikon dari wilayah perbatasan,” kata Wabup Sambas.(fah)