Kemenag Kalbar Cabut Izin Tiga Biro Perjalanan Umrah

KEMENTERIAN Agama mencabut izin tiga Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Sanksi dijatuhkan setelah ketiganya terbukti melanggar ketentuan perundang-undangan.

Ketiga PPIU yang telah dicabut izinnya adalah PT Zeinta Intan Kalimantan, PT Yasmira Wisata Utama, dan PT As Syirbani Mandiri Wisata. Perusahaan-perusahaan tersebut juga sudah dikeluarkan dari daftar PPIU berizin di aplikasi Umrah Cerdas.

Mi’rad, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah, Kanwil Kemenag Kalbar mengungkapkan,dari ketiga PPIU tersebut PT Zeinta Intan Kalimantan memiliki cabang di Kalbar. “PT Zeinta Intan Kalimantan ada cabangnya di Pontianak,” kata dia.

Pihaknya meminta masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan umrah. Calon jamaah umrah atau jamaah yang mendaftar umrah diimbau untuk memperhatikan lima hal ini sebagaimana disampaikan Kementerian Agama (Kemenag).

Pertama,  agar memilih travel umrah berizin resmi, bisa dicek di website Kemenag atau menanyakannya ke Kankemenag Kab/Kota setempat. Kedua, jamaah agar menakar harga paket umrah yang ditawarkan. Mendekati atau sama dengan harga referensi.

Ketiga, pastikan saat mendaftar, jamaah memperoleh nomor registrasi untuk mengecek proses pemberangkatan melalui Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Sipatuh). Perhatikan jadwal keberangkatan yang pasti.

Kemudian, pastikan paket yang ditawarkan sesuai standar pelayanan minimal yang meliputi bimbingan ibadah, transportasi, akomodasi dan konsumsi, kesehatan, perlindungan jamaah, serta perlindungan jamaah.

Kelima, agar jamaah segera melapor jika menemukan masalah melalui Sipatuh. PPIU yang terdaftar di Sipatuh sudah dipastikan mendapat izin resmi dari Kementerian Agama. (mrd)

 

loading...