Bupati Pastikan Proses Ganti Rugi Laka Air KMP Bili
Kendaraan Diperbaiki, Barang Diganti

KONFERENSI PERS: Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili didampingi Plt Kadishub Kabupaten Sambas Indra Gunawan menyampaikan berbagai hal dalam konferensi pers terkait update laka air KMP Bili, Senin (22/2) di ruang kerja Bupati. FAHROZI/PONTIANAK POST

SAMBAS – Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili, Senin (22/2) menyampaikan hasil rapat koordinasi sejumlah pihak terkait tragedi Kapal Feri Penyeberangan KMP Bili. Termasuk di antaranya berkaitan dengan proses ganti rugi barang bawaan dan kendaraan penumpang yang ikut tenggelam.

Didampingi Pelaksanatugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sambas, Indra Gunawan, Bupati menyampaikan, untuk penumpang yang mengalami luka-luka atas peristiwa tersebut tercatat sebanyak 13 orang, yang langsung dirawat di Puskesmas Tekarang. “Biaya pengobatan, sudah ditanggung pihak asuransi. Termasuk jika hasil perawatan di Puskesmas Tekarang memerlukan rujukan ke rumah sakit, juga akan ditanggung pihak asuransi, yakni Jasa Raharja Kalimantan Barat,” kata Bupati saat konferensi pers di ruang kerjanya tersebut.

Sedangkan untuk barang bawaan penumpang, disampaikan Bupati, sesuai hasil rapat yang dihadiri sejumlah pihak, juga akan diganti oleh pihak asuransi. “Barang bawaan penumpang yang ikut tenggelam, nantinya akan diganti pihak asuransi, yakni PT. Jasa Raharja Putra Pontianak,” katanya.
Sedangkan untuk kendaraan penumpang yang ikut masuk dalam air saat kecelakaan, selama bisa dievakuasi, menurut Bupati, akan diperbaiki seperti kondisi sedia kala. Untuk biayanya, dijelaskan Bupati, akan ditanggung pihak PT. Jasa Raharja Putra Pontianak. Sedangkan kendaraan yang hilang atau tak ditemukan, dipastikan Bupati, juga akan ada penggantian dari Jasa Raharja. “Kendaraan yang bisa dievakuasi nantinya akan diperbaiki. Sedangkan kalau motor hilang saat kecelakaan tersebut, akan ada penggantian,” katanya.

Mengenai pelayanan jasa penyeberangan, akibat adanya musibah tersebut, sementara ini akan mereka alihkan di lintasan Tanjung Harapan – Teluk Kalong. “Mengenai kondisi jalan yang rusak di rute tersebut, akan segera diperbaiki Dinas PUPR Kabupaten Sambas, sambil menunggu proses evakuasi,” katanya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas, sebut Bupati, mendorong agar PT. ASDP untuk segera mengevakuasi KMP Bili dari lokasi kecelakaan. Hal ini dilakukan pemerintah untuk mendukung kelancaran transportasi air di wilayah tersebut.

“Kami dari Pemkab Sambas mendorong evakuasi KMP Bili untuk segera dilaksanakan, sehingga pelayanan penyeberangan lintasan Tebas Kuala dan Perigi Piai dapat normal kembali dengan kapan yang disediakan oleh PT ASDP,” katanya. (fah)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!