Kepala BKKBN RI Beri Kuliah Umum Pada Ratusan Mahasiswa Poltekkes Singkawang

SINGKAWANG-Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, Hasto Wardoyo memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa Poltekkes Kementerian Kesehatan Kota Singkawang, bertempat di aula Kampus Poltekkes, Senin (17/2). Isi pesan dalam kuliah itu tentang bagaimana pentingnya kesehatan reproduksi bagi generasi milenial.

“Saat ini memasuki era distrubsi. Hampir semuanya sekarang mengandalkan digitalisasi. Akibatnya hubungan antar sesama manusia bergeser. Negara Japan sudah mulai gelisah. Makanya dilahirkan lah society 5.0 dengan manusia menjadi komponen utama dalam pembangunan,” kata Hasto Wardoyo dalam kuliah umumnya.

Hasto setuju dengan society 5.0. Karena dalam pembangunan manusia mesti paling depan. Seperti mahasiswa yang hadir di sini, Hasto optimis setelah mereka lulus kuliah, akan dekat dengan masyarakat dan akan menjadi pelayan yang baik bagi pasien yang membutuhkan pertolongannya.

Pada kesempatan itu ia juga memberikan motivasi dengan menceritakan pengalaman semasa menjadi Dokter di pedalaman Kalimatan Timur. Saat bertugas sebagai dokter, semaksimal mungkin ia memberikan pelayanan kepada semua masyarakat. Bahkan pelayanan kesehatan pernah ia lakukan di atas perahu.

Persoalan lain yang dihadapi Indonesia adalah tentang kependudukan. Agar penduduk usia produktif dapat terserap semua, maka mereka harus meningkatkan SDM nya agar bisa berkontribusi pada negara.

Ia juga berpesan kepada ratusan mahasiswa Poltekkes Singkawang, untuk menjauhi tiga hal. “Yaitu nikah muda, seks bebas dan Napza,” katanya.

Sebagai informasi di Kuliah Umum Kepala BKKBN RI itu, juga dihadiri Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Konjen KJRI Kuching Yonny Tri Prayitno, mantan Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar yang sekarang menjabat Kepala BKKBN Jabar, Kusmana beserta perwakilan pejabat di level BKKBN RI.(iza)

error: Content is protected !!