Kepolisian Berharap Tak Ada Konvoi dan Kebut-kebutan di Malam Pergantian Tahun

MULAI MACET: Kondisi arus lalu lintas di Kota Pontianak dan sekitarnya menjadi perhatian pihak kepolisian. Terlebih pada malam pergantian tahun. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Pantau Titik Kemacetan Lalu Lintas di Malam Pergantian Tahun

KASATLANTAS Polresta Pontianak, Kompol Syarifah Salbiah mengungkapkan akan ada sembilan posko yang siap siaga melayani masyarakat jelang perayaan malam pergantian tahun baru 2020. Sembilan posko tersebut terbagi di beberapa titik di sekitar jalan yang rawan macet, di tiap-tiap Polsek di seluruh Kecamatan Kota Pontianak, serta di wilayah pelabuhan Dwikora.

“Kita siagakan sembilan posko, delapan diantaranya di seluruh titik rawan macet dan juga di Polsek ditiap Kecamatan, serta satu posko terpadu yang berada di wilayah Polsek Pelabuhan Dwikora,” ungkap Salbiah, kemarin. Di sisi lain, ia mengajak kepada masyarakat agar memaknai malam pergantian tahun agar dipergunakan untuk melakukan hal yang bermanfaat dan bersifat positif, terutama memperbanyak ibadah. Bukan malah digunakan untuk konvoi atau kebut-kebutan di jalan raya.

“Kita imbau mereka (masyarakat) untuk memperbanyak ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing. Banyak berdoa dan beritikaf bagi yang muslim, agar kita diberikan kemudahan dan kelancaran agar ditahun 2020 lebih baik. Bukanya dihabiskan di Jalan raya konvoi dan kebut-kebutan,” pesannya.

Jika pun ada masyarakat yang turun ke jalan pada malam perayaan natal maupun tahun baru nanti, Salbiah berharap agar masyarakat tetap mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku. Seperti misalnya menggunakan helmet, tidak menggunakan knalpot dengan suara bising, serta yang paling penting tidak dijadikan kesempatan untuk ajang kebut-kebutan di jalan yang membahayakan dirinya dan orang lain.

Salbiah menegaskan, tidak akan ada pengecualian  bagi pengendara yang didapati melakukan pelanggaran lalu lintas. Ia pun menjamin Satlantas Polresta Pontianak akan tetap akan melalukan penegakaan hukum sesuai aturan apabila masih didapati melakukan pelanggaran, seperti tahun lalu.

Dirinya mengungkapkan selama perayaan natal dan tahun baru, akan ada tim yang bergerak sebagai mobilling untuk melakukan patroli, pam jalur, serta menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat. Disamping itu, dalam hal ini Satlantas Polresta Pontianak Kota tidak bergerak sendiri, namun di bantu oleh satuan lain meliputi Brimob, Dit Sabhara, serta Dit lantas Polda Kalbar.

“Tidak ada pengecualian, karena di dalam UU, dihari apapun kita tetap harus tertib karena tertib adalah cerminan budaya bangsa. Jika ada yang kedapatan tidak menggunakan helmet, menggunakan knalpot racing, kebut-kebutan,  tetap kita lakukan penegakkan hukum,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Sungai Kakap AKP Matias Suwart juga mengimbau agar malam puncak pergantian tahun hendaknya dipergunakan masyarakat untuk hal-hal yang bermanfaat. Bukannya hura-hura, mabuk-mabukan, hingga kebut-kebutan dijalan, yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Menurut Suwart, malam tahun baru akan lebih baik jika dilalui dengan hal yang bermanfaat, jika dipergunakan untuk meningkatkan keimanan Kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atau berkumpul bersama keluarga. “Ini tentu lebih baik. Ini juga sebagai pesan dari Kapolres beberapa waktu lalu,” ujarnya.

AKP Suwart mengatakan, beberapa waktu lalu Kapolres Kubu Raya, AKBP Yani Permana juga telah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat berkaitan dengan hal tersebut. Himbauan tersebut juga terus di sosialisasikan kepada masyarakat, melalui Bhabinkamtibmas yang ada disetiap Desa di Kecamatan Sungai Kakap.

Disamping itu, pihaknya terus melakukan oprasi cipta kondisi (Cipkon)  guna mencegah gangguan kemanan dan ketertiban (Kamtibmas).  Patroli ditempat-tempat keramaian juga terus dilakukan guna mengantisipasi peredaran narkoba, pesta minuman keras (Miras), dan gangguan kemanan.  Disamping itu, sosialisasi ke bengkel-bengkel di Kecamatan Sungai Kakap juga terus dilakukan. Tujuanya agar tidak melayani pemasangan knalpot racing.

“Sementara pada malam puncak tahun baru, juga akan digelar pengamanan khusus di empat titik. Mulai dari Polsek Sungai Kakap, Desa Pal 9,  Desa Sui Itik hingga Sungai Renggas, dan Desa Punggur Kecil dan Punggur Besar,” ungkapnya.  “Harapan kita bersama tentu agar puncak perayaan Tahun Baru 2020 nanti akan berjalan aman tanpa ada gangguan sekecil apapun,” pungkasnya. (sig)

error: Content is protected !!