Kerja Bidan Makin Mudah Dengan Aplikasi Monika

SINGKAWANG – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Provinsi Kalbar memberikan pendampingan aplikasi Monitoring Berkualitas (Monika). Koodinator Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) BKKBN Kalbar, Hadirin mengatakan pendampingan tersebut dimaksudkan agar para bidan dan dokter bisa mandiri menginput data ke dalam aplikasi tersebut.

“Pendampingan aplikasi Monika dilaksanakan pasca pelatihan Contraceptive Technology Update (CTU) baik oleh bidan maupun dokter. Sebagai salah satu syarat pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD dan implan,” ujarnya, Jumat (27/11).

Kalimantan Barat targetnya 402 bidan mesti tersertifikasi. Saat ini capainnya baru 25,7 persen. Agar targetnya tercapai pihaknya melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan bekerjasama dengan OPD KB Kabupaten.

Dirinya menyampaikan selain pendampingan secara langsung, BKKBN juga melakukan pendampingan secara virtual. Sehingga bidan-bidan yang berada di daerah bisa diberikan pendampingan. Hal tersebut dilakukan agar bidan mengetahui cara menginput data ke aplikasi tersebut.

“Setelah di akses melalui sistem Monika ke depan bidan bisa menginput secara mandiri,” jelasnya.

Hadirin mengungkapkan pendampingan secara langsung merupakan bagian dari sistem untuk mencapai target. Setelah data bidan tersebut lengkap maka akan keluar sertifikat kualifikasi pelayanan. Hingga saat ini pihaknya telah melakukan pendampingan pada seluruh kabupaten kota di Kalbar.

“Saya rasa mereka (bidan) untuk mengakses aplikasi sudah bisa untuk menginput data sendiri,” ungkapnya.

Meski demikian dirinya menyebutkan ada beberapa kendala terkait ketentuan yang masih dihadapi. Diantaranya sebagian bidan yang sudah dilatih tetapi tidak memiliki sertifikat. Kemudian ada yang telah memiliki sertifikat pelatihan tapi tidak berlogo JNPK.

Lalu ada yang telah memiliki sertifikat tetapi tidak mempunyai nomor sertifikat. Kendala-kendala tersebut yang memang harus melalui prosedur. Seperti untuk memperoleh sertifikat pelatihan yang berlogo JNPK.(iza)

error: Content is protected !!