Ketua Gerindra Kalbar Diganti Mendadak

DPP Gerindra Silang Pendapat

PONTIANAK – Di tengah hebohnya wabah Covid-19, dunia politik Kalimantan Barat dibuat geger. Berhembus desas-desus pergantian kepengurusan DPD Partai Gerindra Kalbar. Pergantian itu tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Gerindra bernomor 02-0016/Kpts/DPP-Gerindra/2020 yang beredar sejak Kamis (19/03).

Surat yang tertanggal 26 Februari 2020 tersebut dinyatakan sekaligus mencabut SK DPP Gerindra Kalbar nomor 03-0046/Kpts/DPP-Gerindra/2017 tanggal 14 Maret 2017. Surat tersebut ditandatangani Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal, Ahmad Muzani.

Di dalamnya tertera bahwa yang menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Kalbar per 26 Februari 2020 adalah H. Yuliansyah, SE dengan Sekretaris (tetap) Betholomeus Anikus, S.Pd dan Bendahara Ir. H Bambang Widianto, ST. MT. Sementara, Ketua DPD Partai Gerindra sebelumnya, Suriansyah masuk ke dalam jajaran penasihat yang diketuai Katherina A Oendoen.

Dikonfirmasi terpisah, Ahmad Riza Patria, Ketua DPP Partai Gerindra mengaku terkejut dengan kabar pergantian ketua dan sebagian pengurus Gerindra di Kalbar. Sejauh ini, Riza malah belum mendengar atau melihat adanya SK pergantian susunan pengurus untuk DPD Gerindra Kalbar itu.

“Iya selamat sore. Masa sih. Sejauh ini, saya belum dengar ada pergantian SK pengurus di DPD Gerindra Kalimantan Barat. Saya malahan baru dengar beritanya. Kayaknya tidak ada itu pergantian pengurus. Coba kirimkan link beritanya,” katanya singkat seraya menutup telepon.

Sementara jawaban berbeda justru disampaikan Arief Poyuono. Wakil Ketua Umum DPP Gerindra ini justru menjawab dengan tegas desas-desus perubahan SK Pengurus Gerindra Kalbar.

”Memang benar lagi digodok pergantiannya. Sudah lama kabar ini. Kabarnya juga yang diganti hanya ketua dan beberapa jajaran pengurus,” ucapnya ketika dikonfirmasi Pontianak Post.

Disinggung apa alasan pergantian mendadak ini ? Arief Pouyono menyebutkan bahwa sosok Suriansyah (Ketua DPD Gerindra Kalbar) harus diakui memang sukses membesarkan Partai Gerindra di Kalbar. Hanya saja, menurutnya ada kepentingan lebih besar yang harus dimajukan dan didahulukan sehingga muncul SK dari Ketum dan Sekjen DPP Gerindra.

Menurut dia, Partai Gerindra memang membutuhkan orang muda. Harus ada regenerasi dalam upaya membesarkan partai. Suatu kepengurusan dinilai tidak harus lama-lama.

”Dan sosok Pak Suriansyah sudah berjasa besar dalam membesarkan Gerindra Kalbar. Memang di zaman Pak Sur (Suriansyah, red) banyak kemajuan dicapai,” ujarnya.

Menurut Arief, sosok Yuliansyah adalah kader dari Partai Gerindra sejak awal. Hanya karena kesibukannya sebagai sosok pengusaha, H. Yuli, sapaan karibnya, hanya menjadi suporter di belakang. Sekadar diketahui, Yuliansyah, SE merupakan pengusaha yang terbilang sukses di Kalbar sekaligus Ketua IMI Kalbar.

Dihubungi terpisah, Suriansyah Ketua DPD Gerindra Kalbar membenarkan isu pergantian dirinya sebagai Ketua Gerindra Kalbar berdasarkan link berita beberapa media online. ”Benar,” katanya menjawab pesan singkat wartawan Pontianak Post.(den)