Ketum dan Pengurus Bhakti Suci Dikukuhkan, Siap Majukan Yayasan

PONTIANAK – Ketua Umum dan jajaran pengurus Yayasan Bhakti Suci ke-21 periode 2019-2024 dikukuhkan di Sekretariat YBS, Jl Gajah Mada, Rabu (20/11) pagi. Acara ini dihadiri oleh para pengurus lama dan baru. Ketua Umum YBS terpilih Lo Cun Hong mengatakan, pihaknya akan segera melakukan langkah-langkah dalam menjalankan roda organisasi.

Terutama dalam meningkatkan partisipasi dalam menangani masalah-masalah sosial dan kebudayaan. “Kami semua para pengurus dan anggota telah berkomitmen untuk memajukan yayasan dan bangsa. Termasuk terlibat dalam membantu masalah-masalah sosial sesuai dengan kapasitas kami,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina YBS Abu hasan berharap, yayasan semakin maju dan solid sama yang lain. “Kami menyampaikan bahwa kita harus tetap kompak dan solid dalam upaya membantu kemanusiaan. Dia juga meminta, pengurus untuk terus menjalin kerjasama dengan pemerintah dan para stakeholder. “Terus lah bersinergi dan bahu-membahu membantu. Saya doakan para pengurus diberi kekuatan dalam menjalankan tugas,” ucapnya.

Ketua Umum YBS sebelumnya, Tjioe Kui Sim menyebut, pihaknya siap mendukung kepengurusan yang baru. Dia menilai, semua anggota YBS adalah satu keluarga yang bertujuan untuk memajukan organisasi dan membantu kemanusiaan. Selain itu, dia berharap YBS dapat terus merangkul, menjalin silaturahmi, egaliter kepada semua lapiran masyarakat, tanpa membedakan SARA, status ekonomi, dan identitas.

“Kita harus membantu pemerintah dalam memajukan bangsa dan mendukung pembangunan. Menciptakan rasa aman dan persaudaraan. Kita ini Indonesia berdasarkan Pancasila, satu bangsa, yang membedakan hanya suku. Apalagi di internal yayasan, jangan sampai ada perpecahan. Masa Jokowi dan Prabowo bisa bersatu, kita tidak,” seloroh dia.

Ketua dewan kehormatan Wijaya meminta agar YBS lepas dari kepentingan politikpraktis. Pasalnya sebagai organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial, kebudayaan dan kesenian tidak boleh berpihak. “Apalagi kalau ada suasana yang panas karena politik, kita jangan ikut-ikutan. Bahkan kalau bisa kita ikut menyejukkan suasana,” kata dia.

Selain pengukuhan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan acara syukuran di Ballroom Hotel Aston Pontianak. Pesta yang berlangsung pada malam hari tersebut dihadiri berbagai kalangan, baik pemerintahan, TNI/Polri, pimpinan organisasi lintas suku dan agama, tokoh masyarakat dan para stakeholder lainnya. (ars)

loading...