Kompetensi Dalam Memanajeman Sekolah

Ismail

Oleh: Ismail

PENDIDIKAN adalah upaya secara sadar untuk membantu seseorang atau sekelompok orang dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, pandangan hidup, sikap hidup dan keterampilan hidup baik yang bersifat manual individual maupun sosial. (Sagala, 2006:1).

Upaya sadar untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan siswa tersebut dapat diselenggarakan dalam berbagai bentuk. Secara sengaja, terencana, terarah dan sistematis misalnya seperti pada pendidikan formal. Ada yang diselenggarakan secara sengaja, akan tetapi tidak terencana dan tidak sistematis seperti yang terjadi di lingkungan keluarga (pendidikan informal), dan ada yang diselenggarakan secara sengaja dan berencana, di luar lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan formal, yaitu melalui pendidikan non formal.

Tugas utama kepala sekolah sebagai pemimpin adalah mengatur situasi, mengendalikan kegiatan kelompok, organisasi atau lembaga, dan menjadi juru bicara kelompok. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, terutama untuk memberdayakan masyarakat dan lingkungan sekitar, kepala sekolah dituntut untuk berperan ganda.

Manajemen dinyatakan seni karena keberhasilan manajer dalam upaya mencapai tujuan denagn bantuan bawahan. Diperlukan pemahaman dan pengalaman ilmu manajemen, kemampuan manajer mempengaruhi bawahan dengan wibawa, karisma atau seni memimpin orang atau bawahan. Dengan demikian, manajemen sebagai seni adalah kemampuan pribadi manajer untuk menarik perhatian dan mempengaruhi orang lain mereka dengan senang hati mau mengikuti perintah manajer.

Hakekatnya, tujuan manajemen kepala sekolah tidak dapat terlepas dari tujuan sekolah sebagai suatu organisasi. Peran serta kepala sekolah adalah membantu memperlancar tercapainya tujuan sekolah secara efektif dan efisien. Kehadiran manajemen dalam proses persekolahan sebagai salah satu alat untuk membantu memperlancar pencapaian tujuan.

Secara lebih rinci tujuan khusus dilaksanakan manajemen sekolah yang baik agar terjadi efektifitas produksi pada setiap jenis dan jenjang pendidikan sehinggan para lulusannya dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan di atasnya. Kemudian, dapat bekerja sesuai dengan pengetahuan dan ketrampilan yang dimilikinya.

Kompetensi dasar, merupakan tuntutan mutlak yang harus dimiliki oleh setiap kepala sekolah. Kompetensi kepala sekolah yang harus dimilikinya berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab kepala sekolah itu sendiri. Kompetensi tersebut merupakan kemampuan yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab kepala sekolah di lembaga yang dipimpinnya. Sedangkan kompetensi social, berkaitan dengan prilaku pribadi kepala sekolah itu sendiri yang kelak harus memiliki nilai–nilai sehingga terpancar dalam prilakunya sehari–hari. Kemampuan profesional, merupakan keahlian khusus yang harus dimiliki seorang, sehingga mampu melaksanakan pekerjaan dengan baik.

(penulis adalah guru di SDN 51 Sebongkup)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!