Komunikasi Bikin Nyaman Bekerja

Kemampuan berkomunikasi diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk dalam dunia kerja, komunikasi yang baik berpengaruh positif. Lantas, seberapa penting kemampuan komunikasi tersebut?

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

Dosen FISIP Untan, Dr. Netty Herawati, M.Si mengatakan faktor komunikasi sangat penting dalam menunjang keberhasilan seseorang di dunia kerja. Misalnya, melamar pekerjaan. Tahapan pertama yang dilakukan adalah memasukkan lamaran, atau dalam memilih pekerjaan memerlukan analisis. Di sini peran komunikasi diperlukan.

“Bagaimana calon pelamar mencari dan menganalisis mengumpulkan informasi sebaik-baiknya tentang perusahaan yang akan dipilih untuk bekerja. Hal ini termasuk bagian dari komunikasi,” ujarnya.

Saat membuat surat lamaran, juga melakukan komunikasi nonverbal yakni telah mendapatkan informasi dan telah  menjelaskan potensi dan kelebihan yang dimiliki. Biasanya perusahaan akan melihat kemampuan komunikasi yang dimiliki pencari kerja.

“Apakah surat itu standar, atau terlihat kreatif dan inovatif. Tentu akan menambah nilai,” tutur Netty.
Setelah melewati tahap administrasi (surat lamaran),  akan menjalani seleksi wawancara. Ini termasuk seleksi penting dan sangat membutuhkan kemampuan komunikasi. Rasa percaya diri, memiliki kemampuan, dan visi (visioner) semua terlihat dari caranya berkomunikasi saat wawancara.

Netty menuturkan komunikasi bukan hanya kata-kata. Tetapi, banyak hal di luar kata-kata yang sangat menentukan efektivitas komunikasi. Cara menatap, duduk dan menjawab termasuk memperlihatkan etika yang dimiliki.

Saat diterima kerja, karyawan memerlukan adaptasi. Komunikasi yang baik akan membuatnya nyaman  bekerja di perusahaan tersebut.

Netty menyatakan di dalam komunikasi organisasi ada komunikasi vertikal dan horizontal. Sehingga, semua harus dapat dimanfaatkan dengan baik.

Mulai dari etika berbicara dengan atasan, menjalin hubungan (relationship) dengan rekan kerja, membangun komunikasi termasuk dengan cleaning service.

“Disitulah seseorang membangun image. Seandainya komunikasi baik, tentu dirinya akan merasa nyaman. Dia akan membentuk identitas dirinaya,” katanya.

Dalam dunia kerja juga pasti ada persaingan. Komunikasi juga memiliki peran penting. Bagaimana memperlakukan rival menjadi mitra dan sahabat. Bagaimana membangun komunikasi efektif dengan memilih kata-kata persuasive, bukan provokatif.

“Saya yakin karyawan tersebut bisa mempertahankan reputasi kerjanya dengan baik. Bahkan dirinya akan sukses dalam dunia kerja,” pungkas Netty. **

Read Previous

Hapus Luka Hati Sobat Ambyar  

Read Next

Blaugrana Paling Berduka

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *