Koramil Jungkat Bedah Rumah Warga Tak Mampu

PERBAIKI RUMAH: Anggota Koramil Jungkat bersama masyarakat melakukan bedah rumah. WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

MEMPAWAH – Melaksanakan tugas pengabdian di masyarakat, Koramil 1201/01 Jungkat melakukan kerja karya bhakti TW 4 tahun 2020. Kegiatannya berupa bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Diharapkan, aksi nyata tersebut dapat membantu meringankan beban hidup masyarakat miskin agar mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

Bedah RTLH dalam program kerja karya bhakti TW 4 Koramil Jungkat tersebut menyasar kediaman milik Bayu Suherman (26), warga  Gang Nelayan, RT 01/RW 01, Desa Sungai Burung, Kecamatan Segedong, belum lama ini.

Danramil Jungkat, Kapten Arm Buntoro menjelaskan, pelaksanaan kegiatan karya bhakti dimaksudkan untuk menumbuhkan serta menanamkan rasa kepedulian terhadap kesulitan hidup yang dialami masyarakat khususnya warga Kecamatan Segedong. “Sekaligus membangun rasa kebersamaan antara rakyat dengan aparat TNI dalam hal ini Babinsa Koramil 01/Jungkat. Sehingga terjalin keakraban dan kekompakan antara TNI dan rakyat di wilayah Koramil 01/Jungkat,” pendapatnya.

Disamping itu, sambung dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Komunikasi Sosial (Komsos) antara TNI dengan masyarakat di wilayah binaannya. Karenanya, Danramil memastikan kegiatan itu dilaksanakan secara optimal. “Kita maksimalkan seluruh kemampuan yang ada untuk melaksanakan bedah RTLH warga tidak mampu. Untuk kegiatan ini kita pusatkan di kediaman Bayu Suherman,” tuturnya.

Lebih jauh, Buntoro menjelaskan, dipilihnya kediaman Bayu Suherman sebagai sasaran kegiatan kerja karya bhakti TW 4 lantaran dinilai layak dan memenuhi ketentuan. Mengingat, kondisi tempat tinggal Bayu Suherman sangat memprihatinkan.

“Kita sudah cek dan survey, kediaman Bayu Suherman sangat memprihatinkan. Apalagi, rumah tersebut ditempati satu keluarga dengan jumlah jiwa cukup ramai. Mudah-mudahan apa yang kami kerjakan ini memberikan manfaat untuk Bayu Suherman dan keluarga,” harapnya.

Sementara itu, Bayu Suherman mengaku sangat senang mendapatkan bantuan bedah rumah dari Koramil Jungkat. Sebab, dirinya sangat ingin memiliki tempat tinggal yang lebih baik agar memberikan kenyamanan bagi keluarganya. “Pasti sangat ingin punya rumah dengan kondisi yang baik. Hanya saja, selama ini belum bisa saya wujudkan. Sebab, penghasilan yang didapat hanya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jadi, belum bisa menabung untuk memperbaiki rumah,” lirihnya.

Bayu menerangkan, rumah yang ditempatinya itu didiami oleh dirinya besetra istri dan dua anak yang masih kecil serta adik iparnya bernama Arif Sugianto (6) yang menderita Atresia Ani (tanpa lubang anus).

“Saya hanya bekerja sebagai buruh dan nelayan. Kadang penghasilan yang didapat dalam sehari hanya Rp 25 ribu bahkan tidak mendapatkan apapun. Jadi tidak menentu. Makanya, sangat sulit untuk menabung memperbaiki rumah,” tuturnya.

Karena itu, Bayu mengucapkan terima kasih kepada Koramil Jungkat dan masyarakat setempat yang bahu membahu melakukan bedah rumah. Dia berharap kegiatan bedah rumah berjalan lancar. “Semoga kebaikan Bapak TNI dari Koramil Jungkat dan para tetangga dicatat sebagai amal ibadah disisi Allah Ta’ala. Saya tak bisa membalas dengan apapun,” tukasnya. (wah)

 

error: Content is protected !!