Korban Skimming, Uang Nasabah BRI Raib Dua Juta

Dino menunjukkan SMS Banking dan surat laporan terkait berkurangnya saldo di rekening Bank BRI miliknya. foto Idil Aqsa Akbary

PONTIANAK-Kejadian tindak kejahatan skimming kembali terjadi di Kota Pontianak. Kali ini menimpa seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) bernama Dino (25), Rabu (4/12).

Saldo di rekeningnya tiba-tiba berkurang. Ia menceritakan awal mengetahui itu sekitar pukul 10.30 WIB dari pesan singkat. Informasi layanan SMS Banking Bank BRI menyebutkan telah terjadi penarikan tunai sebanyak dua kali. Penarikan masing-masing satu juta rupiah, hanya berselang waktu beberapa detik.

“Tiba-tiba ada SMS banking masuk yang memberitahukan ada penarikan tunai di rekening saya. Dua kali satu juta, satu juta selang waktu sekitar 30 detik,” ungkapnya saat diwawancarai awak media.

Dino mengaku pada saat bersamaan kartu ATM masih dipegangnya dan di hari tersebut ia sama sekali belum melakukan transaksi baik tunai maupun non tunai. Terakhir mahasiswa IKIP PGRI tersebut menggunakan kartu ATM saat melakukan tarikan tunai di ATM BRI Syariah, Jalan Gusti Hamzah, Pontianak Kota.

“Saya juga tidak pernah memberikan pin ATM kepada orang lain, buku tabungan masih tersimpan di rumah,” tegasnya.

Atas kejadian ini ia pun langsung melapor ke Bank BRI kantor cabang Pontianak di Jalan Barito, Pontianak Selatan. Dino berharap besar uang yang akan digunakan membayar semesteran kuliah itu bisa kembali.

Dari penuturan petugas Customer Service kepada dirinya, dikatakan uang tersebut bisa kembali. Namun tetap harus diproses terlebih dahulu dan memerlukan waktu antara 14 sampai 20 hari kerja.

“Customer Service menyarankan untuk tidak melakukan transaksi di mesin ATM yang tidak dijaga satpam,” katanya.

Dino berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan menimpa nasabah yang lain. Karena hal semacam ini tentu sangat merugikan dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap bank.”Apalagi BRI kan bank milik pemerintah, seharusnya kemananan uang nasabah bisa terjamin dengan baik,” pungkasnya.

Terkait hal ini, Manager Operasional BRI Kantor Cabang Pontianak Aldy Pratama mengatakan, untuk sekarang dirinya masih belum memiliki kewenangan untuk menyampaikan informasi atau keterangan lebih lanjut.

“Ya saya belum bisa memberikan keterangan apapun, pernyataan apapun, karena kami kewenangannya terbatas jadi kami akan mengomunikasikan dulu dengan kantor pusat di Jakarta,” katanya singkat.(bar)