Korban Trafficking Melahirkan di Rumah Sakit Kuching 

PONTIANAK – Seorang gadis 14 tahun asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat jadi korban perdagangan orang. Gadis muda itu diketahui saat ini berada di Kuching, Malaysia.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban saat ini tengah berada di sebuah rumah sakit di Kuching. Korban sedang menjalani persalinan.

Dari data yang didapat, korban melahirkan seorang anak laki-laki. Namun belum diketahui, anak tersebut dari pernikahan resmi atau akibat tindak kejahatan seksual.

Kepala Seksi Perlindungan Badan Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (Kasi Perlindungan BP3TKI) Pontianak, Andi Kusuma Irfandi membenarkan, jika seorang gadis berusia 14 tahun, korban perdagangan orang telah melahirkan di sebuah rumah sakit di Kuching, Malaysia.

“Benar dari koordinasi kami dengan KJRI, korban telah melahirkan seorang anak laki-laki, pada Selasa, 11 Februari 2020,” kata Andi, Selasa (11/2).

Andi menjelaskan, dari hasil koordinasi itu, korban rencananya akan dipulangkan oleh pihak KJRI Kuching melalui perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau.

Dari Entikong, lanjut Andi, korban selanjutnya akan dibawa ke Pontianak. Untuk selanjutnya akan dikembalikan ke daerah asalnya yakni di Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

“Korban sudah dalam perjalanan menuju Entikong. Kemungkinan siang tiba di sana,” ucapnya.

Andi menerangkan, pihaknya belum dapat memberikan keterangan secara lengkap, terkait bagaimana korban bisa berada di Kuching. Dan siapa ayah dari anak yang dilahirkan. ” Kami masih menunggu korban tiba di Entikong untuk meminta keterangannya,” sambungnya.

Andi memastikan, setelah korban tiba di Entikong dan setelah menjalani pemeriksaan, pihaknya akan segera menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut. “Tunggu ya, setelah petugas kami meminta keterangan korban, segera disampaikan hasilnya,” tuturnya. (adg)

Read Previous

Guru Les Cabuli Lima Anak

Read Next

Bupati Sambut Kunjungan Kajati Kalbar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *