Korupsi Jalan Tebas Dan Gedung BP2TD; Polisi Serahkan SPDP tanpa Sebut Tersangka

PONTIANAK – Dugaan kasus korupsi pada proyek pembangunan jalan Tebas, Kabupaten Sambas dan pembangunan gedung BP2TD Kabupaten Mempawah, naik status dari penyelidikan ke penyidikan.

Perubahan status tersebut, diketahui berdasarkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP), yang dilayangkan penyidik Subdit Tipikor Dirkrimsus Polda Kalbar ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat.

Direktur Reskrimsus Polda Kalbar, Kombes Pol Juda Nusa Putra, mengatakan, kedua kasus dugaan korupsi yang ditangani pihaknya, kini sudah naik status dari penyelidikan ke penyidikan.

“SPDP dua kasus itu sudah kami layangkan ke Kejaksaan,”kata, Juda Nusa, kemarin.

Dia menjelaskan, SPDP penanganan perkara Tipikor proyek di BP2TD Mempawah, beberapa saksi terkait sudah dilakukan pemeriksaan, seperti kontraktor pelaksana, pemilik perusahaan, PPK dan lainnya.

Terkait telah di kirimnya SPDP perkara Tipikor PT Batu Alam Berkah, Kejaksaan Tinggi Kalbar membenarkan pihaknya telah menerima surat tersebut pada berapa waktu lalu.

Kasi Penkum Kejati Kalbar Pantja Edy Setiawan mengatakan Sesuai aturan 7 hari setelah terbit sprindik,
kepolisian harus mengirim SPDP ke kejaksaan.

Dia menuturkan, terakhir pihaknya menerima SPDP dari Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalbar sekitar 7 Oktober 2020.

“SPDP yang kami terima terkait penanganan perkara dugaan Tipikor proyek Kegiatan peningkatan jalan Tebas – Jawai tahun anggaran 2019 di PUPR Kalbar,” kata Pantja.

Dia menerangkan, jika melihat SPDP, polisi belum menetapkan tersangka. Dalam surat itu baru memberitahukan sedang melakukan proses penyidikan terhadap kegiatan tersebut.

Dalam surat itu, dia menambahkan, penyidik menyampaikan telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan penyitaan dokumen.

Sebelumnya, terkait pemeriksaan saksi, Bos PT BAB H Joni Isnaini ini sempat mangkir ketika di panggil secara resmi oleh Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalbar

Namun akhirnya Pemilik perusahaan kontruksi PT Batu Alam Berkah (BAB) Joni Isnaini penuhi panggilan Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalbar, pada Sabtu 10 Oktober.

Kehadiran Joni Isnaini ini setelah mendapat surat panggilan ke dua yang dilayangan Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalbar. Ia diperiksa terkait proyek tindak Jalan di Kabupaten Sambas dan pembangunan gedung BP2TD Mempawah.

Joni datang menggunakan masker bersama rekannya langsung masuk menuju ruangan Subdit Tipikor. (adg)

error: Content is protected !!