KPK Geledah Ruang Pejabat di Bengkayang

bupati bengkayang gidot

Petugas kepolisian melakukan penjagaan saat KPK melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan pejabat Kabupaten Bengkayang usai operasi tangkap tangan.

BENGKAYANG– Usai penetapan tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bengkayang Suryadman Gidot, Kepala Dinas PUPR Aleksius dan sejumlah pihak swasta lainnya, pagi ini Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terhadap sejumlah ruang kerja pejabat Kabupaten Bengkayang.

Beberapa ruang kerja yang digeledah di antaranya ruang Bupati, ruang Kadis PUPR, dan ruang Kadis Pendidikan dan Kebudayaan.

Dengan menenakan rompi bertuliskan KPK, dan kawalan ketat aparat kepolisian, satgas KPK masuk ke sejumlah ruangan yang sebelumnya telah disegel oleh KPK paska operasi tangkap tangan Bupati Kapuas Bengkayang di Mess Pemda Bengkayang di Pontianak, Selasa (3/9).

Sementara aktivitas ASN di lingkungan Pemda tampak sepi.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tujuh tersangka korupsi dengan modus jual beli proyek tersebut. Mereka adalah Bupati Bengkayang Suryadman Gidot, Kadis PUPR Bengkayang Aleksius, dan lima orang kontraktor yakni Rodi, Yosef, Nelly Margaretha, Bun Si Fat  dan Pandus.

Dalam operasi tangkap tangan, KPK juga menyita uang tunai Rp336 juta.

Kasus ini terbongkar setelah lembaga anti-rasuah itu mengendus adanya perintah permintaan uang Rp300 juta dari Suryadman Gidot kepada Kepala Dinas PUPR Aleksius dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agustinus Yan.

Permintaan ini dilatari adanya keperluan urusan pribadi yang sedang dihadapi Gidot yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat ini. (arf)

Read Previous

AMPG Mempawah Usulkan Figur Millenial

Read Next

Sosialisasi 1000 HPK Pada Masyarakat Serawai

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *