KPP Pratama Sanggau Sita Tanah 10 Hektare

SITA: Jurusita KPP Pratama Sanggau Fernando bersama barang sitaan. IST

SANGGAU—Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sanggau menyita aset penunggak pajak berupa tanah seluas 10 hektare di wilayah Kabupaten Landak, Rabu (4/3). Penyitaan dilaksanakan oleh Juru Sita Pajak Negara (JSPN) KPP Pratama Sanggau Fernando.

Penyitaan ini disaksikan oleh wajib pajak serta dihadiri beberapa saksi. Sampai dengan saat dilaksanakan penyitaan, wajib pajak tersebut memiliki tunggakan pajak senilai Rp1,19 miliar. Penyitaan ini dilaksanakan sebagai upaya mengamankan penerimaan negara dari sektor pajak serta dalam rangka penegakan hukum. “Semoga kedepan wajib pajak semakin patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakan,” kata Fernando.

Ia menjelaskan penyitaan adalah tindakan juru sita pajak untuk menguasai barang penanggung pajak guna dijadikan jaminan untuk melunasi utang pajak menurut peraturan perundang-undangan. Penyitaan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan (SPMP) atas utang pajak yang telah diterbitkan surat teguran dan surat paksa namun belum dilunasi oleh wajib pajak.

Terhadap barang sitaan berupa barang berwujud selanjutnya akan dilakukan pelelangan apabila wajib pajak tetap tidak melunasi utang pajaknya. Dan penyitaan merupakan salah satu bentuk penagihan aktif yang dilaksanakan berdasarkan amanat undang-undang.

”Kegiatan ini merupakan penagihan aktif sebagaimana telah diatur dalam Undang Undang Nomor 19 Tahun 1997 stdd UU Nomor 19 Tahun 2000 Tentang Penagihan Pajak Dengan Surat Paksa, hingga akhirnya dilakukan penyitaan aset,” jelas Kepala Seksi Penagihan KPP Pratama Sanggau Immanuel Daomara Saragih.

Sebagai upaya penegakan hukum dan pengamanan penerimaan negara melalui pajak, KPP pratama Sanggau juga melaksanakan penyitaan aset atas penunggak pajak lainnya.

“Kegiatan ini tidak berhenti di wajib pajak tertentu saja tetapi akan dilakukan secara konsisten terhadap seluruh penunggak pajak di wilayah kerja KPP Pratama Sanggau. Dari tindakan penagihan aktif yang telah dilaksanakan diharapkan akan menimbulkan efek domino terhadap penunggak pajak lainnya agar segera melunasi tunggakan pajaknya sehingga dapat mengamankan penerimaan negara secara nasional,” jelas Immanuel.

Kepala KPP Pratama Sanggau Hutomo Budi mengatakan selain menyelenggarakan fungsi pelayanan,  KPP juga melaksanakan penegakan hukum. “KPP Pratama Sanggau menyelenggarakan fungsi pelayanan, penyuluhan, pengawasan, dan penegakan hukum. Penyitaan adalah salah satu bentuk penegakan hukum,” ucap Budi. (r/*)

loading...