Landak Kaji Penerapan Kurikulum Darurat Covid-19

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa.

NGABANG – Pemkab Landak kini bersiap diri untuk melanjutkan pembelajaran Daring, melalui Kurikulum Darurat yang telah dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Pembelajaran tatap muka resmi ditunda menyusul adanya kasus konfirmasi positif Covid-19 di dua sekolah di Kabupaten Landak.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengatakan, keputusan penundaan pembelajaraan tatap muka telah dkeluarkan oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji.

“Tentu akan kita ikuti arahan beliau,” katanya, saat ditemui Pontianak Post, Rabu (12/8).

Akan tetapi, Pemkab Landak tak berdiam diri. Pihaknya kini tengah mempelajari Kurikulum Darurat yang telah dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI beberapa waktu lalu.

“Kami tengah berusaha memahami dan mempelajari apa itu kurikulum darurat,” ungkapnya.

Sehingga, kata dia, mekanisme pelaksanaan kurikulum ini dapat disosialisasikan ke sekolah-sekolah.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita laksanakan di Kabupaten Landak,” pungkasnya. (mif)

loading...