Latihan Puncak Korpaskhas di Supadio

LATIHAN PUNCAK : Prajurit Komando Paskhas se-Indonesia, Rabu (23/9) menggelar latihan puncak Korpaskhas tahun anggaran di Batalyon Komando 465 Paskhass Supadio ISTIMEWA

SUNGAI RAYA – Ratusan Prajurit Komando Paskhas se-Indonesia, Rabu (23/9) menggelar latihan puncak Korpaskhas tahun anggaran di Batalyon Komando 465 Paskhass Supadio Kabupaten Kubu Raya.

Kalimantan Barat kali ini diberikan kesempatan oleh pimpinan atas untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan event akbar Korpaskhas pada latihan puncaknya di setiap tahun program kerjanya.

Rangkaian latihan ini dilaksanakan selama tiga hari dan  dimulai sejak Senin 21 September,  dengan materi latihan terjun Free Fall pada malam hari oleh Tim Bravo Rumpin Bogor dan Tim Pengendali Tempur Wing 1 Paskhas, hari kedua dilanjutkan dengan sabotase obyek vital (sarana Penjernihan air, radar, GSE, Menara komunikasi Bandara, PLN) oleh Tim Bravo dan penyiapan Dropping Zone oleh Tim Dalpur untuk Satuan Tempur yang akan diterjunkan secara statik, pada hari ketiga satuan tempur di terjunkan di daerah yang telah di siapkan oleh Tim Dalpur dan pada akhir latihan yang merupakan inti klimaks dari alur latihan adalah Perebutan Pangkalan oleh Satuan Tempur untuk di kendalikan, di operasikan dan penggelaran pertahanan pangkalan yang turut melibatkan Meriam Pertahanan Udara (Sky Shield) Oerlikon dari Detasemen Pertahanan Udara 473 Paskhas.

Komandan Korps Pasukan Khas Angkatan Udara, Marsekal Muda TNI Eris Widodo Yuliastono, S.E., M.Tr (Han) mengatakan kendati pandemi Covid-19 belum berakhir, namun sesuai dengan perintah dari Kepala Staf Angkatan Udara, pihaknya tetap melaksanakan latihan. “Latihan yang kami lakukan ini bertujuan memelihara, membina dan mengasah kemampuan prajurit Komando Paskhas tentunya disesuaikan dan secara disiplin melaksanakan protokol kesehatan Covid-19,” katanya saat menghadiri latihan puncak Korpaskhass tahun anggaran di Batalyon Komando 465 Paskhass Supadio.

Dia menerangkan, Trisula Perkasa, merupakan nama latihan Puncak Korpaskhas, namun  latihan ini berkonsep pada situasi riil dilapangan dan dapat di terapkan secara nyata serta langsung di medan ataupun situasi yang sebenarnya.

Komandan Lanud Supadio, Marsma TNI Palito Sitorus, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengutarakan latihan puncak Korpaskhas Trisula Perkasa yang di selenggarakan tiap tahun merupakan operasi khusus dan merupakan ciri khas serta karakter Paskhas yang mendapat dukungan penuh dari Lanud Supadio.  “Dalam hal ini pelibatan unsur pesawat tempur yang berfungsi sebagai air cover atau perlindungan dari udara dalam setiap pergerakan Paskhas di darat sesuai protap sistem operasi udara dan bukan pesawat tempur saja yang turut melengkapi latihan ini, ada juga di libatkan pesawat Hercules, CN dan Helikopter (operasi SAR Tempur,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon Komando 465 Paskhas Letkol Pas Jhoni Imanuel Laimeheriwa berserta segenap prajuritnya mengutarakan terima kasih untuk pimpinan atas TNI AU karena telah berkenan memberikan kepercayaan atas penyelenggaraan latihan puncak Korpaskhas di daerah Latihan Batalyon Komando 465 Paskhas.

“Tentunya kami berharap dengan latiha ini bisa kian mengasah atau meningkatkan kualitas mengasah kemampuan prajurit Komando Paskhas,” pungkasnya. (ash)

error: Content is protected !!