LKTI Tingkat Internasional AISEEF 2021, KIR SMA Gembala Baik Raih Gold Medal & Special Award

KOLASE: Kepala SMA GB Marsianus Ami, team supervisor Winny Kurniawan, team leader Gishella Wilson, dan team member Angelica Clementine. ISTIMEWA

Pandemi Covid-19 tak menyurutkan tekat SMA Gembala Baik dalam mendukung prestasi para siswanya. Kabar gembira kembali digaungkan siswa SMA Gembala Baik yang tergabung dalam kelompok ilmiah remaja.

KIR SMA Gembala Baik berhasil mengukirkan prestasi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat internasional, Asean Innovative Science Environmental, Entrepreneur Fair (AISEEF) tahun 2021. Mereka meraih Medali Emas dan Special Award yang diumumkan pada malam Awarding Ceremony, Selasa, 23 Februari 2021.

Gishella Wilson (kelas XI MIPA Plus), putri dari Willy Alens dan The Yam Suan menjadi team leader dari KIR SMA Gembala Baik. Anggota tim, Angelica Clementine Harun Rasjid (kelas X MIPA Plus), putri dari Robert Iskandar dan Yunus Sudaryanti. LKTI Internasional tersebut digelar secara online. AISEEF diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA), Malaysia Innovation Invention Creativity Association (MIICA), BUCA International Music Science Energy and Engineering Fair (IMSEF, Turki), Food Technology Departmen of Institut Pertanian Bogor (IPB), Nutrition Department of Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Dian Nuswantoro (UNIDUS), Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L), Yayasan Prestasi Pendidik Indonesia, dan Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia Malang Raya.

Pada awalnya, AISEEF 2021 hanya berskala regional ASEAN. Tapi seiring berjalannya waktu, ajang sains tersebut menjadi berskala internasional dengan diikuti 20 negera peserta. Antara lain Indonesia, Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Korea Selatan, Turki, Hongkong, Iran, Meksiko, Brazil, Sudan, Filipina, Macau, Nepal, Iraq, Mesir, Yaman, Thailand, Vietnam, dan Azerbaijan.

Babak final berlangsung pada 18-22 Februari 2021, diikuti 380 tim finalis dari hasil seleksi 2.117 projek sains pada babak penyisihan. “Lomba dibedakan menjadi dua kategori, tingkat mahasiswa dan tingkat pelajar. KIR SMA GB mengikuti kategori tingkat pelajar dengan bidang sains Chemistry Innovation,” ungkap Winny Kurniawan SSi MSi, supervisor team yang juga guru Kimia dan KTI SMA Gembala Baik.

Dihubungi setelah mengikuti pembelajaran daring, kedua siswi kelahiran Pontianak tersebut menjelaskan isi KTI dan proses lomba yang mereka ikuti. “Kami mengangkat tulisan tentang pemanfaatan kulit jeruk dalam mengatasi nyamuk penyebab demam berdarah dan kaki gajah,” ucap Angelica yang baru pertama kali ikut LKTI internasional. Ia juga alumni dari SMP Gembala Baik Plus.

Sementara itu, bagi Gishella, AISEEF 2021 merupakan ajang internasional keduanya. Menurutnya, AISEEF 2021 sedikit berbeda dengan LKTI Internasional AIGC Singapore 2020 yang ia ikuti bersama kakak tingkatnya, Tasya Horax dan Cho LinYi. “Selain penilaian video rekaman presentasi dalam bahasa Inggris dan penilaian pameran virtual hasil penelitian. Pada babak final, setiap tim diberi waktu tiga menit untuk memikirkan dan mempresentasikan solusi secara online via zoom dari kasus yang dilontarkan oleh dewan juri,” ungkap alumni SMP GB Reguler ini.

Terpisah, Marsianus Ami SPd, Kepala SMA Gembala Baik yang dijumpai disela proses PSB Online Gelombang 2 di sekolah menyampaikan, ia bersyukur dan berterimakasih kepada orangtua siswa yang tetap mengijinkan dan mendukung anak-anaknya untuk dibina Winny Kurniawan.

“Terima kasih atas doa restu pastor pengurus YPGB, ijin dan bimbingan dari bapak ibu guru, motivasi dari pengawas Pembina ibu Isnawati, serta dukungan orangtua siswa sehingga ajang AISEEF 2021 membuahkan hasil berupa dua penghargaan, Medali Emas dan Penghargaan Khusus,” pungkas pria kelahiran Temabang ini. (ser)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!