Manfaat Air Putih bagi Tubuh

RYAN ARIFIN

Tak hanya menghilangkan dahaga, minum air putih memiliki manfaat penting bagi tubuh. Penting untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih secara rutin. 

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

Dokter Umum RSUD Abdul Aziz Singkawang, Ryan Arifin menjelaskan air merupakan bagian penting untuk kehidupan, sebagian besar tubuh kita terdiri dari air. Tanpa air manusia akan mengalami dehidrasi dan lebih cepat mati dibandingkan tanpa makanan.

Air berfungsi mentransportasi mineral, vitamin, protein dan zat gizi lainnya ke seluruh tubuh. Keseimbangan atau homeostasis suhu tubuh akan sangat tergantung pada air. Hal ini dikarenakan air merupakan pelumas jaringan tubuh sekaligus bantalan sendi-sendi, tulang dan otot.

Mengonsumsi air secara cukup dapat meningkatkan fungsi hormon, memperbaiki kemampuan hati untuk memecah dan melepas lemak, serta mengurangi rasa lapar. Sebaliknya, kurang air dapat menyebabkan konstipasi, infeksi saluran urin, terbentuknya batu ginjal, kelelahan, dan masalah-masalah seputar kulit, rambut, dan kuku.

Idealnya konsumsi air putih yang disarankan kurang lebih sebanyak delapan gelas atau setara dengan dua liter setiap harinya. Sementara itu, pada wanita hamil disarankan untuk mengonsumsi air putih sebanyak dua setengah liter perhari dan wanita menyusui tiga liter perhari.

“Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda,” ucap Ryan.

Pada orang dewasa, konsumsi air putih yang disarankan yaitu sekitar delapan gelas berukuran 230 mililiter perhari atau total dua liter. Selain dari minuman, makanan juga dapat memberikan asupan cairan pada tubuh yaitu sekitar 20 persen yang diperoleh dari buah dan sayur, misalnya bayam dan semangka yang mengandung 90 persen air.

Kebutuhan cairan perhari untuk anak yang disarankan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia, yakni 800 mililiter atau sekitar dua sampai tiga gelas, untuk anak berusia tujuh sampai 12 bulan. Sebanyak 1,3 liter atau sekitar empat gelas untuk anak berusia satu sampai tiga tahun, 1, 7 liter atau sekitar lima gelas untuk anak berusia empat sampai delapan tahun, dan 2,1 sampai 2,4 atau delapan sampai 10 gelas, untuk anak di atas usia sembilan tahun.

Ryan menambahkan ukuran gelas yang digunakan pada keterangan di atas adalah gelas belimbing, atau sekitar 250 mililiter. Kebutuhan cairan anak dapat dipenuhi melalui makanan maupun minuman. Si Kecil bisa mendapatkan cairan dari minuman melalui susu, jus buah dan air putih.

Ryan mengatakan sesuai Kepmenkes Nomor 907 Tahun 2002, air minum adalah air yang melalui proses pengolahan ataupun tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum.

Syarat air minum yang baik adalah tak berasa, tak berbau, tak berwarna, tak mengandung mikroorganisme yang berbahaya, tak mengandung logam berat dan kadar pH air minum umumnya adalah enam sampai tujuh.  Sejatinya, kekurangan minum air putih secara otomatis akan mengalami dehidrasi ringan.

Ada beberapa dampak buruk bagi tubuh bila asupan air putih tak cukup yaitu memengaruhi emosi dan memicu stres, tak fokus dan konsentrasi menurun. Kemudian memicu permasalahan kulit kering dan kusam, meningkatkan resiko infeksi saluran kencing, serta berdampak pada metabolisme tubuh dan dapat meningkatkan resiko penyakit degeneratif di usia lanjut.

Alumnus Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan (FKIK) Untan ini mengatakan semangat mengonsumsi air putih dapat ditumbuhkan dengan menentukan target minum air putih. Air putih juga dapat dikreasikan dengan menambahkan perasan jeruk atau lemon, sehingga memberikan efek rasa segar saat diminum. Bisa juga menggunakan buah stroberi, kiwi atau buah-buahan yang disukai untuk memberi cita rasa pada air putih yang kita konsumsi sehari-hari.

“Sehingga diharapkan target minum air putih dapat tercapai,” harap Ryan.**

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!