Mansur Zahri Geser Yuslanik, Pimpin Gerindra Kubu Raya

JUMPA PERS: Ketua DPD Gerindra Kalbar Yuliansyah, mengumumkan surat keputusan Ketua DPC Gerindra Kubu Raya terbaru di kantor Gerindra Kalbar dihadiri Ketua DPC Gerindra baru, Mansur Z.

PONTIANAK–Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Partai Gerindra Kabupaten Kubu Raya, Haji Yuslanik digeser. Posisinya digantikan Mansur Zahri, kader partai Gerindra Kalbar juga. Agenda pergantian disampaikan melalui jumpa pers yang dilakukan DPD Gerindra Kalbar di kantornya, Rabu(15/9) siang di Jalan Soeprapto.

Yuliansyah Ketua DPD Gerindra Kalimantan Barat kepada wartawan menyebutkan bahwa  pergantian pucuk pimpinan Ketua DPC Gerindra Kubu Raya sudah sesuai dengan surat dan arahan dari DPP Gerindra di Jakarta. Tujuannya untuk penyegaran, adalah bagaimana melakukan perubahan-perubahan ke arah lebih baik di Partai Gerindra. “Pimpinan sebelumnya sudah baik dalam memanage partai Gerindra Kubu Raya. Namun DPP dan DPD berpikiran bagaimana yang baik supaya menjadi terbaik,” katanya kepada wartawan.

Mansur Zahri, Ketua DPC Gerindra Kubu Raya

Dia berharap amanah yang diberikan DPP Gerindra kepada Mansur Zahri, sebagai Ketua DPC Kubu Raya yang baru dapat membuat Partai Gerindra besar di Kubu Raya.

“Selama ini kader Gerindra pak haji Yuslanik sudah baik memimpin partai. Pergeseran juga karena perintah partai. Nah, kami juga solid menerima apapun keputusan DPP Gerindra terkait perubahan atau penyegaran,” ujarnya.

Yuliansyah menambahkan, program-program yang dilakukan Ketua DPC Gerindra Kubu Raya sebelumnya sudah baik. Haji Yuslanik juga menerima apapun keputusan yang diarahkan DPP dan DPD Gerindra Kalbar.

“Saya rasa beliau sangat baik sekali. Apalagi beliau sebagai wakil ketua DPRD di Kubu Raya berhasil menorehkan hasil Pileg terbaik di tahun 2019. Kursi wakil ketua dan fraksi murni berhasil diperoleh,” kata dia.

Sebagai satu kesatuan partai Gerindra, memang disepakati,  seluruh anggota dan kader Gerindra harus selalu siap dan menghormati apapun hasil keputusan pimpinan di pusat. Semua kader wajib dan legowo ditempatkan dimana pun. Atau dilakukan pergantian pada posisi apapun. “Itu juga termasuk terhadap diri saya sendiri, apabila sewaktu-waktu menerima keputusan DPP Gerindra,” tukasnya.

Pergantian pucuk pimpinan Ketua DPC Gerindra Kubu Raya, lanjut Yuliansyah, tidak ada sangkut pautnya dengan posisi atau isu pergantian Wakil Ketua DPRD Kubu Raya. “Hanya bergeser pimpinan DPC. Tidak ada sangkut pautnya dengan pergantian posisi di DPRD Kubu Raya.”

Yuliansyah berharap tidak ada kubu-kubuan atau faksi di dalam tubuh partai. Dia mengingatkan kepada seluruh kader di Kalbar juga tidak terjadi dan adanya blok-blokan dengan proses penyegaran yang dilakukan DPP.

“Kita merupakan satu kesatuan kader partai Gerindra siapapun pemimpinnya harus dihornati. Kita selalu diinstruksikan DPP untuk memilih kader-kader terbaik menjadi pemimpin di kabupaten atau provinsi,” tukasnya.

Di tempat sama, ketua DPC Gerindra baru, Mansur Zahri yang diamanatkan sebagai pimpinan baru mengatakan, perubahan di pucuk pimpinan DPC Gerindra Kubu Raya tetap akan menyolidkan semua pengurus yang ada. Pergantian pimpinan partai di tingkat kabupaten adalah bentuk penyegaran sesuai kepentingan partai saja. ‘

“Saya akan melanjutkan estafet yang ada. Tidak akan ada perombakan. Yang sudah baik, di tangan pimpinan sebelumnya harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan kembali,” katanya singkat.

Terpisah, Haji Yuslanik Ketua DPC Gerindra yang digeser menyebutkan sebagai kader, dia akan tetap legowo menerima keputusan partai baik tingkat DPD dan DPP sekalipun. “Kalau itu, keputusan partai dan terbaik, saya tetap legowo menerimanya. Sebagai kader partai harus siap ditempatkan pada posisi apapun,” katanya.

Sebagai pribadi, dia juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada saudara Mansur Zahri sebagai Ketua DPC Gerindra baru. “Semoga Partai Gerindra Kubu Raya akan terus bertambah maju dan jaya,” ujarnya dikonfirmasi sedang berada di Kedubes Turki. Dia juga menyampaikan permohonan maafnya, apabila selama memimpin Partai Gerindra Kubu Raya, pada setahun terakhir belum dapat berbuat banyak. (den)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!