Mantapkan Persiapan MTQ

Wasilun

SUNGAI RAYA – Kepala Bagian Kesra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya, Wasilun mengutarakan bahwa Pemkab saat ini terus memantapkan persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten yang akan digelar di Kecamatan Kuala Mandor B pada Juli mendatang.

“Berdasarkan hasil rapat koordinasi kami belum lama ini, pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten ini akan dihelat mulai 2 Juli mendatang. Mengenai persiapannya sudah hampir rampung mungkin sekitar lebih dari 80 persenlah persiapannya, mulai dari persiapan panitia, peserta dari masing-masing kecamatan, hingga sarana dan prasarana pendukung MTQ nantinya sudah hampir rampung,” kata Wasilun kepada Pontianak Post, Rabu (9/6) di Sungai Raya.

Mengingat hingga saat ini pandemi Covid-19 belum berkahir, kata Wasilun, maka pelaksanaan MTQ tingkat Kubu Raya kali ini digelar secara sederhana dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

Sama seperti MTQ tingkat kabupaten sebelumnya, kali ini setiap kecamatan di Kubu Raya, menurut dia, mengirimkan kafilah terbaiknya untuk menjadi peserta di MTQ tahun ini.  “Untuk menghindari adanya kerumunan, jadi pelaksanaan lomba MTQ kabupaten tahun ini dilakukan tidak bersamaan atau secara bertahap,” jelasnya.

Wasilun menerangkan pelaksaan lomba dilakukan secara bertahap. Dimisalkan dia, masing-masing kafilah diberikan waktu sebanyak dua hari menghadiri pusat perlombaan sesuai dengan jadwal lomba, setelah selesai tampil langsung pulang. Kemudian selanjutnya, dia menambahkan, akan datang lagi kafilah lainnya dan seterusnya. “Sistem seperti ini disepakati dalam upaya untuk menghindari adanya kerumunan dalam jumlah besar di lokasi kegiatan, jadi kita sama-sama berupaya juga mencegah penyebaran Covid-19 dengan disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Disinggung mengenai tempat penginapan, kata Wasilun, para kafilah MTQ dari setiap kecamatan nantinya akan diarahkan utnuk menginap di rumah warga setempat di pusat pelaksanaan MTQ.  “Jadi selama menginap 2 hari di rumah-rumah warga,  tetap akan kami kawal protokol kesehatannya serta sarana pendukung lainnya juga akan kami pantau,” jelasnya.

Secara terpisah Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam berharap MTQ tingkat Kubu Raya ini bisa menjadi salah satu sarana syiar bagi masyarakat muslim mayoritas di Kubu Raya. “Kami sangat berharap melalui MTQ ini bisa menjadi salah satu saran untuk melihat kualitas qari dan qariah lokal yang selama ini mereka latih. Kemudian ini juga dalam rangka syiar agar masyarakat muslim yang mayoritas di Kabupaten Kubu Raya dapat menghayati, memahami dan sebisa mungkin mengimplementasikan nilai nilai yang terkandung di dalam Alquran,” paparnya.

Sekda juga melihat  secara umum para qari dan qariah Kubu Raya termasuk masih diperhitungkan dari sisi sumber daya, kualitas, dan skill dalam ajang MTQ di tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Karenanya, secara berkesinambungan pihaknya juga terus memotiviasi dan memfasilitasi para qari dan qariah di kabupaten ini untuk terus mengasah kualitas dan skill yang dimiliki.

Dia menambahkan, pada tahun ini di Kubu Raya terdapat enam perwakilan qari dan qariah Kubu Raya uang mengikuti Training Center (TC) yang dipersiapkan untuk mengikuti MTQ tingkat nasional. “Saya melihat melihat cukup banyaknya qari dan qariah Kubu Raya yang mengikuti TC tersebut juga  bisa menjadi salah satu indikasi kalau sumber daya qari dan qariah di Kubu Raya juga cukup baik di bidang MTQ dan semoga saja kita harapkan agar para qari dan qariah Kubu Raya bisa meraih prestasi yang lebih baik di MTQ tahun ini,” pungkasnya. (ash)  

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!