Masyarakat Masih Dilarang Gelar Resepsi Pernikahan

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr Harisson.

PONTIANAK- Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mensosialisasikan soal larangan masyarakat menggelar resepsi atau pesta pernikahan di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi sampai saat ini. Jika ada warga yang akan menikah, maka cukup menggelar akad nikah yang dihadiri oleh beberapa orang saja.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson menjelaskan, mereka yang hadir saat akad nikah cukup calon pengantin, petugas, wali nikah dan keluarga dekat saja. Dalam pelaksanaannya pun, tetap harus memperhatikan protokol kesehatan terkait Covid-19. Diantaranya menjaga jarak, wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan serta menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan.

“Kemudian ruangan (akad nikah) bila perlu didisinfektan sebelum maupun sesudah pelaksanaan acara akad nikah. Jadi sekali lagi akad nikah kita tidak perlu mengundang banyak orang,” tegasnya.

Harisson menilai hal ini perlu diingatkan kembali karena melihat prilaku masyarakat yang sepertinya mulai longgar terhadap protokal kesehatan. Padahal kondisi saat ini berbeda dengan keadaan normal sebelum terjadinya pandemi Covid-19. Maka dari itu pemerintah meminta masyarakat lebih disiplin menjalankan kehidupan dengan kenormalan baru.

Mengenai larangan resepsi pernikahan ini, pihak keamanan menurutnya juga tetap berpatokan pada aturan yang ada sebelumnya. “Ketentuan ini kan sebetulnya sudah berlangsung sejak di awal kita pandemi Covid-19, jadi tidak ada yang dirubah, jadi kita tidak mengelurkan aturan baru, saya menegaskan bahwa kita tidak merubah suatu aturan,” pungkasnya.(bar)

error: Content is protected !!