Masyarakat Tumpah Ruah di Festival Durian Bumi Khatulistiwa

PONTIANAK – Ribuan orang memadati pembukaan Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019 di area parkir Ayani Megamal, kemarin (24/8). Pembukaan festival ini juga dihadiri oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalbar Heronimus Hero, beberapa Bupati dan Wali Kota se-Kalbar, Forkopimda Kalbar, tamu undangan, serta para petani durian dari berbagai daerah di Indonesia.

Hari pertama even ini juga dipenuhi berbagai acara seperti lomba durian terbaik yang diikuti hampir 200 peserta dari berbagai daerah. Adapula makan durian gratis yang diikuti ribuan orang. Gubernur Kalbar Sutarmidji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemasaran durian harus di-support. “Cuma masalahnya sekarang, durian kita banyak, tapi untuk mendistribusikannya susah,” ujarnya.

Menurutnya, walau sudah di-packing bagus, kalau regulasi tidak mendukung, terutama tentang peraturan penerbangan tidak membolehkan, maka sulit untuk pemasarannya. Mantan Wali Kota Pontianak ini berharap tidak ada masyarakat yang menjual pohon durian, apalagi kepada negara jiran. “Saat musim panen, beli pohon kita, lalu ditebang. Bibitnya di sambung dengan milik mereka. Kemudian timbul varietas baru, lalu diberi nama dan diakui oleh mereka,” kata dia. Dia juga meminta kepada Dirjen Holtikultura Kementan RI, untuk lebih memperhatikan Kalbar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalbar, Heronimus Hero menyatakan, tujuan untuk memperkenalkan potensi durian di Kalbar, mencari dan membangun jaringan pemasaran, memberikan edukasi kepada petani buah untuk menanam durian yang baik dan benar, serta mempertemukan antara pedagang-pedagang dan penikmat durian.

Festival ini sendiri diselenggarakan mulai dari tanggal 24 Agustus 2019 sampai dengan 1 September 2019. Heronimus membeberkan bahwa ada tantangan yang dihadapi terkait perkembangan bisnis durian saat ini. Misalnya kondisi panen durian tidak serentak di Kalbar, sehingga peserta tidak merata.

Heronimus menyatakan bahwa tahun depan akan dilaksanakan festival serupa sebanyak dua kali dalam setahun. “Hal ini untuk mengakomodasi tantangan tersebut, sehingga mohon dukungan dan penganggaran dari pemprov Kalbar,” tuturnya.

Dia memaparkan, rangkaian kegiatan ini tidak hanya kontes durian saja, ada beberapa kegiatan lagi selain ini. “Mudah-mudahan acara berlangsung dengan lancar. Berbagai dukungan pihak yang mensponsori juga kami ucapkan terima kasih,” ujar dia.

Tidak hanya lomba durian dan makan durian gratis, festival ini juga dipenuhi acara lainnya. Masih memperingati HUT ke-74 RI, panitia juga menggelar lomba panjat pinang. Adapula lomba mural, lomba tari fashion show, mewarnai, lomba selfie, karaoke dan lainnya. Ada juga acara hiburan dan berbagai doorprize dengan hadiah menarik. (ars)

Read Previous

Padi Anti-Kekeringan Berhasil Panen

Read Next

Pesepeda Kagumi Rute Aruk-Sambas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *