Mayoritas Tamat SMA Menganggur

anak sma

PONTIANAK – Jumlah pengangguran terbuka di Pontianak tahun 2018 meningkat dibandingkan tahun 2016. Angka ini dilihat dari Statistik Ketenagakerjaan yang berlangsung dua tahun sekali.

Tahun 2016, riset statistik ketenagakerjaan mencatat angka pengangguran itu sebanyak 26.000 jiwa atau setara 9,34 persen. Pada 2018, angka itu meningkat. Jumlah penggangguran terbuka sabanyak 30.702 jiwa atau setara 10,33 persen. Sedangkan jumlah angkatan kerja di Pontianak untuk tahun 2018 sebanyak 291.925 orang.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Pontianak, Junaidi menjelaskan, rata-rata kota besar termasuk Pontianak jumlah pengangguran terbuka di atas 10 persen.

Penyebabnya tak lepas dari status Pontianak sebagai ibukota provinsi juga menjadi tempat migrasi masyarakat dari kabupaten lain di Kalimantan Barat.

“Ketika mereka selesai kuliah atau sekolah tapi tidak pulang ke kampung halaman. Mereka menetap dan mencari kerja di sini,” kata Junaidi di Pontianak.

Selain itu masih banyak calon pekerja yang memilih-milih pekerjaan. “Jika itu berkaitan dengan kompetensi, kami punya kebijakan untuk peningkatan SDM dengan program pelatihan berbasis masyarakat dan kompetensi,” jelas Junaidi.

“Bahkan tahun depan nambah satu lagi peningkatan SDM berbasis usaha. Misalnya budidaya ikan lele di terpal. Itu dilakukan karena keterbatasan lahan di Pontianak. Peningkatan ini khusus warga di Pontianak,” sambung Junaidi.

Cara lain yang dilakukan ialah dengan pameran lowongan kerja. Agenda ini terlaksana setiap tahunnya di Pontianak. Untuk tahun ini ada 41 perusahaan yang ikut dalam pameran lowongan kerja.
Dari jumlah perusahaan yang ikut total lowongan yang dibuka sekitar 4.000. Rinciannya 2.000 lowongan pekerjaan untuk luar negeri dan 2.000 untuk di Pontianak.

Meski demikian serapannya pun tidak besar. Berkaca dari tahun 2018, pameran lowongan kerja yang dibuka hanya mampu menyerap 500 pekerja dari 5.000 lowongan pekerjaan yang dibuka selama pameran.

“Paling tidak tahun ini dari jumlah lowongan yang dibuka itu hanya satu persen terserap. Ini perkiraan saja dan harapannya tetap lebih,” tutup Junaidi.

Sementara untuk tahun ini DPMTK-PTSP Kota Pontianak belum mendapat data serapan tenaga kerja paska digelarnya pameran lowongan kerja belum lama ini.

“Sudah kami surati terkait dengan pelamar yang sudah betul-betul diterima sesuai dengan persyaratan di masing-masing perusahaan. Cuma hingga sekarang belum ada perusahaan memberikan data sehingga harus kami jemput langsung,” jelas Junaidi.

Sama dengan tahun sebelumnya, diakui Junaidi, untuk mendapatkan data itu juga terbilang lama. Sebabnya ada perusahaan-perusahaan yang membuka lowongan kantor pusatnya tidak berada di Pontianak. (mse)

loading...