Medali Pertama untuk Kalbar Setelah 16 Tahun

MEDALI PERAK : Kerensia Valeria saat mengikuti IMSO ke-16 Tahun 2019 di Hanoi, Vietnam, mewakili Indonesia di ajang tersebut ia berhasil meraih medali perak. ISTIMEWA

Kerensia Raih Perak di IMSO

Kerensia Valeria kembali mengharumkan nama Indonesia di ajang olimpiade matematika tingkat internasional. Kali ini ia berhasil meraih medali perak di International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-16 Tahun 2019.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

Untuk pertama kalinya setelah 16 tahun perhelatan IMSO di dunia, ada pelajar asal Kalbar berhasil meraih medali. Ia adalah Kerensia Valeria, seorang pelajar kelas enam di SD Tunas Bangsa, Kubu Raya. Kerensia dipastikan membawa pulang medali perak setelah mengikuti kegiatan IMSO di Hanoi, Vietnam pada 27 November hingga 1 Desember 2019 itu. Di usianya yang masih belia, anak ketiga pasangan Christiansen dan Vitalia Lim itu sukses menambah catatan prestasi di tingkat internasional.

“Dari tim (Indonesia) hanya Kerensia yang dapat medali perak. Ada yang dapat perunggu, Kerensia satu-satunya yang perak. Dari Indonesia tidak ada yang dapat emas, perak paling tinggi,” terang sang ayah Christiansen kepada Pontianak Post, Minggu (1/12) kemarin.  Ia mengaku sangat bangga atas apa yang diraih anaknya itu. Tak hanya ini, beberapa kali Kerensia juga sudah pernah menjuarai kompetisi di bidang matematika. Seperti juara OSN Nasional di Padang tahun 2018 dan peraih medali perak di Wold Mathematics Team Championship (WMTC) Bulgaria tahun 2018.

“Medali emas diraih oleh pelajar dari Tiongkok, Vietnam dan Singapura. Tes terdiri dari tiga kategori yaitu isian singkat, essay dan eksplorasi dalam dua hari perlombaan. Kerensia mendapat nilai yang cukup tinggi sehingga berhak mendapatkan medali perak,” jelasnya.

Untuk IMSO sendiri diakuinya, merupakan ajang olimpiade matematika yang diimpikan setiap pelajar SD di dunia. Karena memang IMSO merupakan olimpiade matematika paling bergengsi untuk pelajar SD di bawah usia 13 tahun. “Karena diikuti anak-anak SD terbaik dari berbagai negara,” katanya.

Ada 23 negara yang berpartisipasi dalam IMSO ke-16 kali ini. Seperti Amerika Serikat, Singapura, Bulgaria, Kazakstan, Afrika Selatan, Arab Saudi, Iran, India, Cina, Taiwan, Jepang dan lain-lain. Adapun proses penyaringan setiap negaranya berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi sampai nasional. Itu yang harus dilalui sebelum terpilih mewakili negara masing-masing. “Tahun ini prestasi tim Indonesia terbaik adalah meraih medali perak, yang salah satunya disumbangkan oleh pelajar dari Kalbar,” pungkasnya.**

loading...