Melawi Raih Dua Penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN RI

MELAWI-Kabupaten Melawi mendapatkan dua penghargaan Manggala Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI. Dua penghargaan itu disemat kepada Bupati Melawi Panji dan Ketua TP PKK Melawi Nurbetty Eka Mulyastri yang sukses menjalankan program Bangga Kencana di Kota Juang.

Penyerahan dua penghargaan Manggala Karya Kencana yang sebenarnya diberikan oleh Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo pada peringatan Hari Keluarga Nasional di Sumatera Barat 29 Juni lalu yang tak bisa dilaksanakan akibat pandemi covid 19 pun diwakilkan Kepala BKKBN Kalbar, Tenny Calvenny Soriton yang datang langsung ke Kantor Bupati Melawi Kamis (13/8).

Bupati Melawi Panji mengatakan adanya dua penghargaan Manggala Karya Kencana yang diberikan kepada Bupati dan Ketua TP PKK Melawi ini menjadi tanggung jawab untuk menjalankan program ke depan lebih maksimal lagi.

Beberapa program yang sudah berjalan harus ditindaklanjuti dengan gencar, sebagai usaha membangun SDM Melawi dari lini keluarga.

Menurut Panji, segala sesuatu yang terencana akan baik pula hasilnya. Dimulai dari perencanaan pendidikan keluarga, pendidikan, kesehatan, perekonomian sampai angka kelahiran menurut Panji harus direncanakan dengan baik.

Panji melanjutkan, PKK Melawi juga mengemban tugas buat membantu melakukan sosialisasi tentang lembaga keluarga dan keluarga berencana ini. “Saya ingin keluarga di Melawi menjadi Keluarga kuat dan terencana,” ungkapnya.

Untuk anggaran diakui dia, tahun ini terdampak Covid-19. Tapi ke depan khusus buat pembangunan keluarga akan diupayakan anggaranya lebih dari tahun ini.

Untuk petugas KB di lapangan pandangan dia di Melawi masih cukup. Sehingga ia meminta tugas teman-teman Penyuluh KB di lapangan untuk benar-benar bisa hadir di masyarakat.

Ketua TP PKK Melawi, Nurbetty Eka Mulyastri menuturkan, ke depan PKK akan semakin aktif dalam menjalankan program Bangga Kencana.

Program-program yang telah berjalan akan ditingkatkan. Untuk menuju keluarga hebat, salah satu upayanya dengan mengadakan seminar buat pasangan suami istri. “Ini merupakan upaya kami buat membentuk keluarga hebat,” katanya.

Pemonitoran jalannya program di 25 Kampung KB yang ada di Melawi ke depan juga semakin digencarkan. “Semua program akan kami sosialisasikan. Mulai dari keluarga hingga pembinaan para remaja. Tim PKK yang ada di tiap kecamatan sudah miliki tupoksinya masing-masing. Sekarang tinggal menjalankan bagaimana sebuah program itu bisa berjalan maksimal,” tandasnya.(iza)

error: Content is protected !!