Melihat Pembuatan Smart SIM di Polres Sambas

SIDIK JARI: Kapolres Sambas saat diambil sidik jari, mengawali pembuatan smart SIM di kota Sambas. OZY/PONTIANAKPOST

Data Terhubung dan Bisa Jadi Uang Elektronik

Kapolres Sambas menjadi orang pertama yang akan mengganti SIM model lama ke Smart SIM. Hal ini saat Satlantas Polres Sambas, meluncurkan perdana Smart SIM yang dirangkai dengan kegiatan syukuran HUT Lalulintas, penyerahan piagam, pemberian ponsel android kepada Bhabinkamtibmas serta penghargaan kepada kesebelasan Polres Sambas.

Fahrozy, SAMBAS

KAPOLRES Sambas, AKBP Permadi Syahids Putra SIK MH, Senin (23/9) diambil sidik jari dan difoto. Dia juga diminta menyerahkan identitasnya oleh Petugas Satlantas bagian Surat Izin Mengemudi (SIM) di Gedung Sarana dan Prasana (Sarpras) Polres Sambas.

Pak Kapolres menjadi orang pertama yang akan mengganti SIM model lama ke Smart SIM, saat Satlantas Polres Sambas meluncurkan secara perdana Smart SIM yang dirangkai dengan kegiatan syukuran HUT Lalulintas, penyerahan piagam kepada dua polisi lalu lintas, pemberian android kepada Bhabinkamtibmas serta penghargaan kepada kesebelasan Polres Sambas.

Kapolres didampingi Wakapolres, Kompol Ridho Hidayat dan Kasatlantas, AKP Andika Yudistira Maeyasa Dezchy, layaknya masyarakat membuat SIM. Melalui satu persatu tahap dan ruangan yang ada hingga Smart SIM selesai dicetak.

“Ada kelebihan di Smart SIM, dimana data pemilik terhubung di server, bahkan Smart SIM bisa menjadi uang elektronik seperti membayar masuk tol bahkan ke depannya bisa untuk belanja,” kata Kapolres Sambas.

Setelah diresmikan ini, ke depannya secara bertahap pemilik SIM lama akan diganti dengan smart SIM.
Sementara berkaitan dengan HUT Satlantas, Kapolres Sambas menyampaikan Polisi lalu lintas merupakan etalase Polri, yang paling terdepan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga dirinya menyampaikan selamat, di momen ini, jajaran Satlantas Polres Sambas tetap bersemangat memberikan yang terbaik.

Kasatlantas Polres Sambas, AKP Andika Yudistira Maeyasa Dezchy mengatakan Smart SIM merupakan inovasi terbaru dimana semua forensic kepolisian ada di dalam kartu ini, termasuk pelanggaran apa saja yang dilakukan pemilik. Di Smart SIM akan ada chip yang membuat kartu ini memiliki keamanan data.

Sebelumnya dikutip dari CNN online, Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri) akan meluncurkan Surat Izin Mengemudi (SIM) Pintar atau Smart SIM, 22 September 2019 kemarin yang bertepatan dengan Hari Lalu Lintas Bhayangkara.

Kakorlantas Polri, Irjen Refli Andri mengatakan Smart SIM menyimpan cip dengan kapasitas yang sudah disesuaikan untuk merekam data pemegang SIM. Menurutnya ada beberapa keunggulan dalam Smart SIM yang desainnya diakui sangat berbeda dari SIM yang beredar di masyarakat saat ini.
Dijelaskan Refli Smart SIM selain mampu menyimpan data pemilik SIM juga bisa merekam jenis pelanggaran lalu lintas pemegang SIM.

“Menyimpan nama, alamat, tempat tanggal lahir ada di dalam. Bisa tertera di sana (dalam cip) apa saja pelanggaran yang dilakukan pengguna SIM atau oleh pengemudi. Tercatat secara otomatis, dan online dan real time juga dan kita bisa mengingatkan pengemudi sudah melakukan pelanggaran-pelanggaran itu pada saat kita melakukan evaluasi,” ucap Refli. Sejauh ini, dikatakan Refli pihaknya sudah mulai melakukan uji coba Smart SIM agar saat tiba waktu peluncuran bisa digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Di samping itu, kelebihan lain pada Smart SIM, yaitu bisa dijadikan alat pembayaran dengan jumlah saldo maksimal Rp2 juta di dalam kartu. Pihak kepolisian menggandeng bank Badan Usaha Milik Negara.

“Lebih unggul lagi Smart SIM ini bisa digunakan sebagai alat pembayaran, kartu elektronik uang kita ada di dalam sini dengan saldo maksimal Rp2 juta dan bisa melakukan pembayaran apa saja, mulai toko online, tol, kereta api. kita sudah bekerja sama dengan BNI,” tutup Refli. (*)

loading...