Melihat Penginapan Kafilah STQH Kalimantan Barat di Sofifi

PERUMAHAN : Kondisi perumahan Kafilah Kalbar yang mengikuti STQH Nasional XXVI di Sofifi, Maluku Utara. SITI/PONTIANAKPOST

Perumahan ASN 3 menjadi tempat pemondokan Kafilah Kalimantan Barat (Kalbar) yang mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVI di Sofifi, Maluku Utara. Bagaimana kondisinya?

SITI SULBIYAH, Sofifi

Perumahan itu berdiri di Desa Bukit Durian, Sofifi, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Suasana komplek masih asri karena dikelilingi  pepohonan. Pemukiman juga belum padat. Jika berdiri di lokasi ini, akan terlihat Gunung Tidore. Tepatnya dari arah barat daya perumahan tersebut.

Tak hanya Kalbar, komplek ini juga dihuni oleh kafilah dari provinsi lainnya, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Bangka Belitung, Maluku, Gorontalo, dan Lampung. Pemerintah Provinsi Maluku Utara setidaknya menyediakan tiga lokasi perumahan yang diperuntukkan bagi kafilah, yakni Perumahan ASN 1, ASN 2, dan ASN 3.

Di perumahan ASN 3, Kafilah Kalbar menempati 12 unit rumah. Setiap rumah dihuni oleh tiga sampai empat orang. Terdapat satu ruang tamu, dua kamar tidur dan satu kamar kecil. Setiap rumah sudah diisi dengan perabotan, mulai dari kursi tamu, meja makan, rak piring, serta dispenser. Masing-masing kamar juga sudah tersedia tempat tidur, lemari, dan pendingin ruangan. Dengan fasilitas tersebut, perumahan ini bisa ditempati.

“Penginapannya enak dan menyenangkan. Fasilitasnya juga cukup lengkap,” ungkap Sofiatun, salah seorang kafilah.

Pada ajang sebelumnya yang pernah ia ikuti, kafilah menempati hotel sebagai tempat pemondokan. Baginya, menginap di komplek perumahan seperti pada ajang seperti STQ Nasional merupakan hal baru. Meski begitu, fasilitas yang diterima tidak kalah dari hotel.

“Listrik dan air, alhamdulillah lancar. Walau kemarin air sempat bermasalah namun cepat teratasi. Di sini juga ada meja tamu dan meja makan. Jadi serasa rumah sendiri,” katanya.

Terkait makanan, menurutnya juga tidak ada masalah. Dia menilai makanan yang disajikan oleh pihak ketering cocok dengan selera Kafilah Kalbar. “Awalnya sempat khawatir makanannya tidak cocok. Tapi ternyata sebaliknya, sekali coba langsung suka. Kafilah juga tampak senang dengan makanan yang disajikan,” ujarnya.

Makanan disediakan secara prasmanan sehingga setiap orang bisa mengambil makan sesuai dengan kebutuhan.  Serapan pagi, makan siang, dan makan malam, dipusatkan di salah satu rumah yang menjadi posko utama. Aneka makanan disediakan oleh pihak katering.

Menu makanan yang tak pernah luput adalah ikan. Sebagai daerah kepulauan, Sofifi yang menjadi ibukota Maluku Utara itu, kaya akan hasil laut. Setiap kali disajikan, setidaknya ada tiga jenis ikan, mulai dari ikan cakalang, tongkol, kakap, ikan tudek, dan lain sebagainya. Ada yang disajikan dengan cara dibakar, digoreng, dibuat kuah bening, kuah kuning, hingga asam pedas.

STQH Nasional XVVI di Sofifi digelar pada 14-22 Oktober 2021. Dalam ajang ini Kafilah Kalbar mengutus 41 orang, terdiri dari peserta dan official. Perjalanan dari Pontianak menuju Sofifi memakan waktu satu hari. Berangkat pada Rabu (13/10) sore, rombongan transit di Jakarta dan Makassar. Sesampai di Ternate, rombongan melanjutkan perjalanan ke Sofifi dengan kapal sekitar 45 menit. Rombongan sampai di lokasi Kamis (14/10) Siang.

Ketua Umum LPTQ Kalbar, Andi Musa, mengaku sempat berencana memilih penginapan di Ternate lantaran tidak punya bayangan kondisi pemondokan di Sofifi yang disiapkan panitia. Namun setelah dipikir matang-matang, perjalanan dari Ternate ke Sofifi yang memakan waktu sekitar 45 menit dikhawatirkan mengganggu kondisi kafilah, khususnya peserta yang akan bertanding.

“Mengetahui medan yang dilalui adalah laut, rasanya sulit, dan tentu akan membahayakan kondisi peserta. Setelah kami diyakinkan pihak panitia, akhirnya diputuskan tetap tinggal ke sini (Perumahan ASN 3),” ucapnya

Ketua Rombongan Kafilah Kalbar ini mengaku nyaman tinggal di perumahan yang disediakan tersebut. Bahkan jika boleh menyamakan, fasilitasnya tak kalah dengan hotel bintang tiga.

“Secara umum fasilitasnya memadai, kurang lebih sama dengan hotel bintang tiga,” pungkasnya. **

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!