Membidik Van Dijk

sepakbola pontianak post

HAMBURG,– Virgil van Dijk lebih dari sekadar Pemain Terbaik Eropa dan nomine Pemain Terbaik Dunia. Van Dijk juga pemain terbaik dalam rivalitas terkini antara Belanda dan Jerman. VvD, inisial nama Van Dijk, dua kali menghukum Jerman dalam tiga kali head to head setahun terakhir.

Termasuk saat membuyarkan kemenangan Die Mannschaft, julukan timnas Jerman, pada matchday pemungkas Grup 1 League A UEFA Nations League 2018 – 2019. Gol Van Dijk pada menit kedua injury time memaksa Jerman tertahan 2-2 di Veltins-Arena, Gelsenkirchen. Nah, di Volksparkstadion, Hamburg, dini hari nanti WIB, Van Dijk bisa jadi momok Manuel Neuer dkk (Siaran langsung Mola Web & App/Mola Matrix/Mola Polytron Streaming pukul 01.45 WIB).

”Aku sudah beberapa kali berhadapan dengannya (Van Dijk). Aku tahu, dia punya power yang sulit dipercaya,” ungkap bek tengah Jerman Niklas Suele, dalam situs resmi DFB kemarin WIB (5/9). Di kualifikasi Euro 2020, Van Dijk sudah mengoleksi satu gol yang dia cetak dalam matchday pertama Grup C melawan Belarus (22/3).

Suele sudah menyebut crossing-crossing ke arah kapten Oranje, julukan timnas Belanda, itu yang harus diputus. ”Dari situlah aku tahu di mana aku harus meningkatkan kemampuanku,” sebut bek yang sudah mencatat 20 caps untuk timnas Jerman itu. Suele gagal menutup aksi-aksi Van Dijk dari dua kali bentrok. Sekali di level timnas, dan sekali lainnya di level klub ketika 16 Besar Liga Champions musim lalu. Suele bersama Bayern Muenchen yang disisihkan Van Dijk dengan rekan setimnya di Liverpool.

Hal yang sama juga diungkapkan wide attacker Jerman Serge Gnabry. ”Dia seperti sosok yang brutal di lini pertahanan,” tutur Gnabry, dikutip laman Abendzeitung Muenchen. Dia sudah paham, ketika berhadapan dengan Van Dijk, dia tak boleh terlalu lama terkunci dalam marking-marking-nya. ”Cara terbaik adalah secepatnya melepaskan diri,” sambung rekan seklub Suele di Die Roten, julukan Bayern, itu.

Satu aspek yang jadi tantangan pemain asuhan Joahim Loew ini, terutama pemain sayap, kecepatan Van Dijk. Dalam Liga Champions musim lalu, UEFA sudah merilis Van Dijk sebagai pemain dengan sprint tercepat. Kecepatan lari salah satu bek terbaik dunia tersebut mencapai di angka 34,5 kilometer per jam.
Gnabry menyebut, pemain-pemain Jerman perlu lebih cerdik memanfaatlan peluang saat menyerang balik Van Dijk. ”Kami tahu, taktik itu harus berjalan dengan sempurna,” tambahnya. Timo Werner, penyerang Jerman, menganggap Van Dijk sebagai tantangan pribadinya pada saat ini.

Ya bomber berjuluk Turbo Timo itu berambisi menciptakan gol pertama lawan salah satu negara besar di Eropa dan pemain terbaik seperti Van Dijk. ”Karena begitu Anda mendengarnya (menjebol gawang Belanda yang dikawal Van Dijk), rasanya sudah jadi capaian yang impresif,” klaim striker yang bermain di RB Leipzig itu, dikutip Deutsche Presse Agentur.

Striker Belanda, Memphis Depay, konfiden menyebut Van Dijk akan jadi protagonis lagi di depan publik Jerman. Apalagi, ungkap Depay, Van Dijk tengah on fire setelah namanya telah jadi sorotan publik sepak bola Eropa. Meloloskan Belanda ke Euro 2020 akan jadi motivasinya. ”Aku sudah merasakan betapa susahnya pemain Jerman menembusnya,” koar Depay, dilansir di Voetbalprimeur.

Kepada De Telegraaf, dia juga sudah merasa klik dengan Van Dijk. ”Di antara kami telah memahami cara untuk saling memberi servis. Meski begitu setiap latihan saya selalu berkata ke Virgil, kita masih harus lebih banyak berlatih keras lagi,” imbuh Memphis. Dia membuktikan di laga melawan Belarus dengan crossing-nya ke Van Dijk. (ren)

Read Previous

Jokowi Tanam Durian Serumbut

Read Next

Mesti Aktif Promo Wisata Lokal

Tinggalkan Balasan

Most Popular