Menanti Kejutan Lainnya

LIMA : Alexander Albon menempati posisi kelima pada Belgian Formula One Grand Prix di sirkuit Spa-Francorchamps di Spa (1/9)Kenzo TRIBOUILLARD / AFP

MONZA – Alexander Albon menjalani debut impresif bersama Red Bull. Satu-satunya pembalap Asia di grid Formula 1 tersebut seakan menjawab keraguan yang muncul setelah dia di-swap dari Toro Rosso ke Red Bull sepekan menjelang balapan di GP Belgia (1/9).

Pembalap Thailand itu memulai GP Belgia dari posisi 17 sebagai konsekuensi menggunakan upgrade mesin Honda. Pada lap terakhir, Albon menyalip Sergio Perez (Racing Point) dan menempati posisi kelima di akhir balapan. Itu merupakan capaian terbaik buat Albon sepanjang musim ini.

“Saya butuh waktu, dan saya tahu bisa terus berkembang,” kata Albon sebagaimana dikutip Autosport. Sepanjang musim ini, dia sudah 12 kali turun balapan bersama Toro Rosso.

Setelah dipromosikan, penampilannya semakin menjanjikan untuk menjadi tandem terbaik bagi Max Verstappen. Salah satu pembalap rookie musim 2019 itu terus memahami cara dan kebiasan mobil Red Bull, RB15.

“Tidak hanya mengemudi dengan bijak, tetap melakukan setup juga dengan lebih bijak,” terangnya. Kini Albon menempati posisi kesepuluh di tabel pembalap F1. Dia mengemas 24 poin termasuk tambahan 10 poin dari balapan sebelumnya di Sirkuit Spa-Franchorchamps.

Team Principal Red Bull Christian Horner memberikan pujian terhadap penampilan pembalap barunya. “Saat balapan, saya pikir dia melakukan pekerjaan yang sangat matang,” ungkap Horner.

Kemampuan Albon dalam melakukan overtaking, wheel to wheel dengan pembalap berpengalaman membuktikan potensi besarnya. Salah satunya yakni ketika melewati Daniel Ricciardo pada lap ke-35 untuk memperebutkan posisi delapan.
Aksi pemungkasnya saat lap terakhir menyalip Perez menjadi perjuangan klimaks pembalap Thailand tersebut. Dia berhasil comeback dari posisi 17 di awal balapan hingga melesat finis kelima saat race berakhir.

Akhir pekan ini, Albon akan melanjutkan sensasinya di Sirkuit Monza, Italia. Mereka akan kembali menghadapi performa Ferrari yang menanjak setelah jeda musim panas. Ferrari juga mengincar happy ending pada balapan kandang mereka. (nap)

Read Previous

Habitat Rusak, Bayi Orangutan Ditemukan Membusuk

Read Next

Digeber di Lanjak, 14-15 September

Tinggalkan Balasan

Most Popular