Mendes PDTT Puji Kalbar di Rakornas Indonesia Maju

Gubernur Kalbar Sutarmidji menyampaikan permasalahan desa saat Rakornas Indonesia Maju, Pemerintah Pusat dan Forkopimda di Gedung Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Rabu (13/11). Foto : HUMPRO KALBAR FOR PONTIANAK POST

Apresiasi Wujudkan 87 Desa Mandiri

BOGOR-Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Abdul Halim Iskandar memuji Pemprov Kalbar yang berhasil mewujudkan desa mandiri dari satu menjadi 87 desa di tahun 2019.

Itu disampaikan langsung oleh Abdul Halim kepada Gubernur Kalbar Sutarmidji saat kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju, Pemerintah Pusat dan Forkopimda di Gedung Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Rabu (13/11).

“Terima kasih kepada Gubernur Kalbar yang punya loncatan cukup spektakuler dari satu desa mandiri menjadi 87 desa mandiri. Ketika saya jadi Menteri, langsung saya kunjungi Kalbar karena prestasi Pak Gubernur,” ujar Abdul Halim saat memberikan pemaparan.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Gubernur Kalbar Sutarmidji menyampaikan permasalahan data yang kerab tidak sinkron antar instansi. Termasuk masalah status desa juga dikatakan tidak sinkron antara Kemendes dengan BPS.

“Statistik mengklasifikasikan desa dengan tiga kategori yaitu desa mandiri, maju dan berkembang dengan 40 indikator dan Kemendes dengan 52 indikator dengan 5 kategori dari mandiri, maju, berkembang, tertinggal dan sangat tertinggal,” katanya.

Secara nasional Midji sapaan akrabnya memaparkan, dari 74.954 desa, desa mandiri hanya ada 834 desa dan hanya ada sekitar 8.621 desa maju. Sementara masih ada 38.000 desa berkembang serta masih ada 28.000 desa tertinggal dan sangat tertinggal. “Dan ini sebenarnya bisa di percepat,” ucapnya.

Orang nomor satu di Kalbar itu lantas mencontohkan apa yang dilakukan Kalbar untuk mempercepat perwujudan desa mandiri. Yakni melibatkan semua pihak, termasuk TNI-Polri, lewat program masing-masing yang langsung menyentuh pada indikator desa mandiri.

“Di Provinsi Kalbar itu ketika saya liat cuma satu desa mandiri, kami bekerja sama dengan Polda dan TNI dan Insyaallah 52 indikator itu bisa kami selesaikan dengan mudah,” pungkasnya.(bar/r)