Mendongeng Bisa Menumbuh Kembangkan Daya Pikir Anak

Ketua Umum Lambaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi (kiri) bersama Kajati Kalbar Masyhudisaat mendongeng di hadapan anak-anak TK Adhyaksa XI Pontianak, Kamis (14/10). (ARIEF NUGROHO/PONTIANAK)
Ketua Umum Lambaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi bersama Kajati Kalbar Masyhudi saat mendongeng di hadapan anak-anak TK Adhyaksa XI Pontianak, Kamis (14/10). (ARIEF NUGROHO/PONTIANAK)

PONTIANAK- Sebanyak 24 anak TK Adhyaksa XI Pontianak terlihat begitu antusias mendengarkan dongeng dari Kak Seto dalam acara Dongen Bersama Kak Seto, di TK Adhyaksa XI, Pontianak, Kamis (14/10).

Pria dengan nama lengkap Seto Mulyadi itu pun tak kalah antusias mendongeng dan bermain sulap di hadapan anak-anak.

Ditemui usai acara dongeng, Seto Mulyadi mengatakan, mendongeng dapat membantu merangsang perkembangan anak-anak dari berbagai sisi. Menurutnya, banyak manfaat positif bagi anak yang secara rutin mendengar dongeng.

“Mendongeng itu dapat merangsang berbagai perkembangan anak, perkembangan bahasa, dan emosi. Anak-anak bisa meniru emosi pada dongeng-dongeng itu dengan cerdas, marah tidak harus membentak dan memukul, tetapi berani mengungkapkan kemarahannya dengan penuh persahabatan,”tuturnya.

Perkembangan moral, nilai agama juga dapat ditanamkan melalui dongeng yang kemudian dapat menambah kepercayaan diri dari sang anak.

Mendongeng merupakan satu cara yang baik untuk membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, ditengah perkembangan teknologi gaget yang saat ini yang kerab kali membuat anak lebih fokus terhadap gagetnya dibanding hal lain, sehingga dengan mendongeng pun dapat mencegah anak ketergantungan terhadap gadget.

“Mendongeng membangun komunikasi di dalam keluarga, sehingga komunikasi semua berjalan dengan baik dan terpenuhi hak-haknya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Masyhudi mengatakan, pihaknya di kejaksaan siap mendukung berbagai program Jaksa Ramah Anak .

“Program yang dikampanyekan Kak Seto kita dukung dan Kejaksaan akan ambil bagian dalam hal ini,” tuturnya.

Kejaksaan pun berkomitmen untuk terus menjaga hak-hak anak dalam melalui berbagai kebijakan di Kejaksaan.

Terpisah, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Ratu Masyhud mengatakan, mendongeng merupakan bagian dari metode pendidikan bagi anak-anak di seluruh dunia.

Dengan bermain dan mendongeng, diharapkan anak-anak dapat merangsang berbagai aspek perkembangan anak baik kecerdasan fisik, sosial, kreatifitas, dan sebagainya. Dengan mendongeng juga menjalin komunikasi, merangsang kreatifitas menambah pengetahuan dan bahkan bisa mengembangkan kecerdasan emosionalnya.

Semua orang tua harus memberikan hak bermain untuk anak-anak. Teruntuk ayah, bunda, dan guru-guru agar belajar mendongeng kepada anak-anaknya, karena dengan mendongeng dapat cepat merangsang potensi-potensi perkembangan setiap anak.

“Oleh karena itu saya mohon kepada orang tua untuk membacakan dongen kepada anak – anaknya setiap malam, bukan hanya ibu yang mendidik anak, namun ayahnya juga harus berpartisipasi dalam mendidik anak,”pesannya. (arf)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!