Mengawal Dana Desa dari Perbatasan

SANGGAU – Sebagai salah satu garda terdepan Kementerian Keuangan dalam penyaluran Dana Desa di wilayah Kabupaten Sanggau, Kabupaten Landak dan Kabupaten Sekadau, KPPN Sanggau menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyaluran Dana Desa Tahap 3 Tahun 2019 di Aula KPPN Sanggau. FGD ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya KPPN Sanggau untuk mengawal Dana Desa dari perbatasan Kalimantan Barat.

Dengan ini, KPPN selaku KPA Penyalur Dana Desa dapat lebih bersinergi lagi dengan pemerintah daerah. Hadir dalam acara tersebut Tim BPKAD Kabupaten Sanggau, Kabupaten Landak, Kabupaten Sekadau, juga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sanggau, Tim Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sekadau.

Kepala KPPN Sanggau, Bulus Lumban Gaol menyampaikan bahwa DAK Fisik dan Dana Desa telah disalurkan melalui KPPN di seluruh Indonesia sejak 2017. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Pemerintah Daerah dalam hal koordinasi dengan Kementerian Keuangan. Mekanisme ini diharapkan lebih efektif dibandingkan dengan mekanisme sebelumnya. Ia mengharapkan agar pihak-pihak yang hadir pada acara tersebut untuk membahas bersama permasalahan serta kendala yang selama ini dihadapi. Pemerintah Daerah yang kinerjanya sudah baik juga diharapkan dapat member masukan.

Pada tahun anggaran 2019, Dana Desa yang disalurkan KPPN Sanggau sebesar Rp416,3 miliar teralokasi untuk Kabupaten Sanggau Rp149,8 miliar, Kabupaten Landak Rp185,3 miliar dan Kabupaten Sekadau Rp81,1 miliar. Ketiga Kabupaten ini mendapatkan peningkatan jumlah alokasi Dana Desa dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait penyaluran Dana Desa di Tahap 3 TA 2019 oleh Kepala Seksi Bank selaku PPK Penyaluran, Shylvia Herawati. Dalam paparannya disampaikan bahwa untuk penyaluran di tahap ketiga ini persyaratan yang harus dipenuhi pemda antara lain Laporan Realisasi penyaluran Dana Desa sampai dengan tahap II dari RKUD ke RKD paling kurang telah 75%, serta Laporan Konsolidasi Realisasi Penyerapan dan Capaian Output yang menunjukkan realisasi penyerapan minimal 75% dan capaian output minimal 50%.
Penyaluran Dana Desa Tahap 3 ini dapat dilakukan dalam 2 kali penyaluran (batch). Penyaluran Dana Desa Tahap 3 batch I disalurkan bagi desa-desa yang telah memenuhi syarat tahap 3 lebih awal/cepat, tanpa menunggu terpenuhinya persyaratan oleh seluruh Desa.

Turut disampaikan pula bahwa saat ini sudah ada interkoneksi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN) dengan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Dengan interkoneksi ini maka pengisian proses pengisian data pada Laporan Konsolidasi Realisasi Penyerapan dan Capaian Output oleh Pemda menjadi lebih mudah dan cepat. *

Read Previous

Wali Kota Ajak Pemuda Kembangkan Kreativitas Berbasis Digital

Read Next

Marquez Dalam Kepungan Rider Yamaha

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *