Meningkatkan Imunitas Tubuh Selama Pandemi

Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir membuat setiap orang harus bisa menjaga kesehatan dirinya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menjaga stamina dengan pemenuhan nutrisi yang cukup. Tubuh yang sehat dan kuat sulit terjangkit penyakit.

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

“Menjaga daya tahan tubuh diutamakan dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ujar ahli gizi, Edy Waluyo, M.Gz.

Menurut Edy, daya tahan tubuh berkaitan erat dengan sistem imun yang dimiliki diri seseorang. Jika sistem imun yang ada di dalam tubuh kurang maksimal, virus lebih mudah menyerang.

“Tentu saja dapat menimbulkan efek kepada diri yang bersangkutan. Termasuk terinfeksi virus corona,” kata Edy.

Ada empat langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga imunitas, yakni nutrisi, berolahraga (beraktivitas), istirahat yang cukup, serta tetap rileks agar tak mudah stres. Takaran kebutuhan nutrisi jika dihitung secara kualitatif pola makan tetap tiga kali sehari. Komponen seperti karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta vitamin dan mineral harus tercukupi setiap kali makan.

“Namun, karena prioritasnya meningkatkan sistem imun dan sistem imun banyak terbentuk dari protein,” ungkap Edy.

Edy Waluyo // Ahli Gizi

Dia menyarankan agar  tak mengurangi atau meninggalkan sumber protein, baik hewani maupun nabati. Sebab, sumber protein harus tercukupi.

“Kerja sistem imun juga akan lebih baik dan terpenuhi dengan adanya kandungan antioksidan. Antioksidan ini dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayuran. Tapi, paling banyak terdapat di buah,” jelas Edy.

Dalam kondisi pandemi Covid-19, Edy mengingatkan agar tak lupa mengonsumsi buah dan sayuran, khususnya yang banyak mengandung vitamin C, vitamin D, vitamin E, dan mineral mikro lainnya.

Vitamin D bisa didapatkan dari luar atau dalam tubuh. “Untuk sumber luar dari paparan sinar ultraviolet atau UV (saat berjemur). Paparan sinar UV saat berjemur dapat meningkatkan jaringan sel di dalam sistem imun,” tutur Edy.

Untuk sayuran, lanjut Edy, bisa memilih yang masih segar dan tetap memperhatikan kebersihan sebelum mengolahnya menjadi makanan.

“Di samping itu, jangan lupa untuk memenuhi cairan,” ujar Edy.

Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pontianak ini mengingatkan paling tidak mengonsumsi air delapan sampai 11 gelas setiap harinya. Dalam kondisi pandemi Covid-19 cukup banyak yang mengalami stres. Edi mengungkapkan mengonsumsi makanan juga dapat membuat tubuh menjadi rileks.

Salah satunya mengonsumsi makanan yang mengandung asam amino triptofan. Kandungan ini bisa diperoleh dari susu. Asam amino triptofan ini akan membentuk hormon serotonin dan melatonin di dalam tubuh. Bisa mengonsumsi susu saat akan tidur.

“Terakhir jangan lupa untuk berolahraga. Bisa pilih olahraga ringan yang juga dapat dilakukan di rumah. Terpenting tubuh bergerak,” pungkasnya.**

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!