Menjaga Kesehatan Mata di Tengah Aktivitas Daring

BEKERJA maupun belajar secara daring menggunakan laptop, komputer, maupun telepon pintar di tengah pandemi Covid-19 tanpa disadari dapat menyebabkan mata cepat lelah, kering, bahkan terasa nyeri. Bagaimana cara menjaga kesehatan mata di tengah situasi ini? 

Oleh: Ghea Lidyaza Safitri

Dokter spesialis mata, Sri Yuliani Elida mengatakan menggunakan komputer maupun smartphone yang terlalu lama karena harus belajar atau bekerja secara daring di masa pandemi Covid-19, memang bisa mengakibatkan mata menjadi mudah lelah.

Penyebab mata lelah yang umum terjadi adalah terlalu sering menatap ke layar komputer, laptop atau gadget.

Umumnya, gejala mata lelah dapat berupa nyeri di sekeliling mata, penglihatan kabur, hingga mata kering. Mata lelah juga biasanya sensitif terhadap cahaya.

Dokter di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak menuturkan mata lelah menjadi salah satu faktor risiko karena membuat penglihatan menjadi tidak nyaman.

Pandangan kabur, terkadang saat melihat sesuatu menjadi double atau berbayang, hingga membuat orang harus menggunakan kacamata.

“Ketika mata lelah pengaruh tidak hanya pada kornea, tetapi juga retina dan otot-otot mata,” tutur Elida.

Lantas, bagaimana menjaga kesehatan mata di tengah aktivitas bekerja dan belajar secara daring?

Dokter di RS Anugerah Bunda Khatulistiwa Pontianak ini menuturkan masyarakat dapat melakukan beberapa hal supaya mata tetap nyaman meski harus menatap layar.

Pertama, seseorang bisa mengalokasikan waktu untuk beristirahat sejenak. Misalnya, mengistirahatkan mata (mengalihkan aktivitas) selama 15 menit sampai 30 menit sebelum kembali menatap layar komputer, laptop atau gadget untuk bekerja atau belajar secara daring.

Kedua, mengonsumsi makanan bergizi, vitamin dan suplemen untuk kesehatan mata diyakini dapat mengurangi risiko terjadinya masalah mata secara signifikan.

Seseorang bisa mengonsumsi makanan bergizi yang mengandung banyak vitamin A dan vitamin C.

Ketiga, menggunakan obat tetes mata atau artificial tears. Penggunaan artificial tears ini bertujuan untuk mengurangi risiko mata menjadi kering.

Artificial tears yang berisi air mata buatan ini bekerja dengan cara melumasi sekaligus menjaga kelembapan lapisan permukaan mata.

Selain menerapkan ketiga hal tersebut, seseorang bisa juga menggunakan kacamata antiradiasi selama beraktivitas.

Kacamata antiradiasi dibuat dengan lensa khusus dengan tujuan menghalau sinar radiasi yang dipancarkan oleh layar komputer, laptop atau gadget ke mata.**

error: Content is protected !!