Menyesuaikan Perubahan Struktur OPD Landak

SERAHKAN: Sekda Landak Vinsensius, menyerahkan nota pengantar Raperda perubahan Perda 12/2017 tentang RPJMD 2017-2022, Senin (2/9) lalu.ISTIMEWA

Pemkab Sampaikan Raperda Perubahan RPJMD 2017-2022

NGABANG – Pemerintah Kabupaten Landak menyampaikan nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan atas peraturan Daerah Kabupaten Landak nomor 12 tahun 2017 tentang Rencana Pembangunan Janga Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Landak tahun 2017-2020 senin (2/9) lalu.

Rapat Paripurna yang di ikuti 20 dari 35 anggota DPRD Kabupaten Landak ini di pimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Landak Oktapius serta dihadiri Seketaris Daerah Kabupaten Landak Vinsensius dan para Kepala OPD dilingkup Pemda Landak.

Dalam penyampaiannya, Seketaris Daerah Kabupaten Landak, Vinsensius mengatakan perubahan pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Landak tahun 2017-2020 didasarkan pada adanya perubahan struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak yang akan berlaku di tahun 2020.

Hal itu sesuai dengan peraturan daerah Kabupaten Landak nomor 1 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan daerah Kabupaten Landak nomor 5 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Landak, dimana akan terjadi perubahan yang akan diakomodir yakni struktur organisasi dan tata kerja baru pada OPD akan adanya bidang atau seksi, subbid baru dan adanya penyesuaian program dan kegiatan yang dilaksanakan OPD akibat pergeseran seksi, subbid, subbag antara OPD.

“Hasil penilaian dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang menyangkut dua hal diantaranya indikator kinerja utama dalam RPJMD belum sepenuhnya mengakomodir visi misi, tujuan dan sasaran Kepala Daerah dan program kegiatan pendukung kurang sesuai untuk pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan daerah,” Jelas Vinsensius.

Vinsensius melanjutkan  penyelarasan RPJMD  Kabupaten Landak tahun 2017-2020 perlu dilakukan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Barat tahun 2019-2024 yang telah selesai disusun agar antara tujuan dan sasaran antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Landak dapat bersinergi dalam melaksanakan pembangunan.

Read Previous

TKSK Pontianak Selatan Jemput Donasi Tambahan untuk Operasi Bilal

Read Next

Desa di Kubu Raya Terapkan Transaksi Non Tunai

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *