Menyisir Muara Kakap dengan Kapal Wisata 

KAPAL WISATA : Kapal wisata dibuka guna melayani perjalanan wisata di Muara Kakap, Sungai Kakap. ISTIMEWA

Menjadi Destinasi Wisata Alam, Budaya, Religi sekaligus Sejarah

Pemandangan alam di muara Kakap kini semakin mudah untuk dinikmati. Sebab kini tersedia kapal wisata yang akan membawa wisatawan menyusuri tempat pertemuan antara air laut dengan air sungai itu. Destinasi baru ini menjadi alternatif berwisata yang dekat dengan Kota Pontianak, ibukota Kalimantan Barat.

SITI SULBIYAH, Sungai Kakap

OBJEK wisata ini berlokasi di Dusun Nirwana, Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, tepatnya di area Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sungai Kakap. Baru beroperasi sejak awal September lalu, destinasi ini menyuguhkan wisata alam, sekaligus wisata religi, sejarah, dan budaya.

“Di sini ada dua kapal yang kita gunakan. Beroperasi setiap hari dari pukul 9 pagi sampai pukul 6 sore,” kata Pemandu Wisata Kakap Square, Dino, kepada Pontianak Post, belum lama ini.

Perjalanan dengan kapal wisata tersebut memakan waktu sekitar satu jam. Para pengunjung akan diajak mengitari beberapa lokasi, seperti Muara Tanjung Saleh dan Muara Punggur. Selain itu, salah satu lokasi yang menjadi tujuan utama perjalanan wisata ini adalah Kelenteng Xiao Yi Shen Tang atau Darma Bakti, yang terletak di kawasan lepas pantai Muara Kakap. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai Pekong Laut atau Kelenteng Timbul.

“Ini salah satu Pekong terunik, letaknya di tengah-tengah laut,” kata dia.

Kelenteng tengah laut tersebut punya nilai sejarah. Usianya sudah lebih dari setengah abad. Aktivitas ibadah juga masih digelar di sana. Tak heran jika klenteng tersebut menjadi daya tarik untuk wisata religi sekaligus budaya. Kehadiran rumah ibadah umat Konghucu itu, semakin melengkapi wisata alam menggunakan kapal wisata tersebut.

Menikmati semilir angin yang ditemani pemandangan laut lepas nan menawan, tak lengkap apabila tidak disuguhkan dengan aneka kuliner. Di atas kapal, para pengunjung dapat memesan aneka makanan ringan dan minuman. Fasilitas karaoke juga tersedia di sana. Para pengunjung juga dihibur dengan alunan musik yang didendangkan di atas kapal.

“Untuk biayanya, orang dewasa kita kenakan Rp20 ribu per orang, dan untuk anak-anak Rp10 ribu per anak. Tetapi untuk anak di bawah tiga tahun kita gratiskan,” kata dia.

Kehadiran kapal wisata ini baginya menjadi langkah awal untuk mendorong pariwisata di muara Kakap. Kecamatan Sungai Kakap sendiri sebenarnya terbagi atas beberapa gugus pulau. Beberapa pulau berbatasan langsung dengan Laut Natuna. Kondisi alam demikian telah menjadikan Wilayah Kecamatan Kakap bagian pesisir seperti seperti Tanjung Saleh, Jeruju Besar, Sungai Itik, dan Sungai Kupah (Tanjung Intan) memiliki potensi wisata pantai.

Hadirnya kapal wisata itu, lanjut dia, merupakan inisiatif dari masyarakat untuk menggerakkan perekonomian di sana. Karena itulah, dalam menjalankan usaha tersebut, pihaknya mengerahkan penduduk setempat, terutama para pemuda yang sedang membutuhkan penghasilan.

“Tujuan utama kami sebenarnya agar ada manfaat ekonomi yang besar bagi warga sekitar. Di sini ada banyak anak muda yang sulit dapat penghasilan. Nah mudah-mudahan dengan adanya objek wisata ini, para pemuda kami berpenghasilan dan terhindar dari bahaya yang mengancam seperti narkoba,” pungkas dia.

Tak hanya kapal wisata, sekitar satu kilometer dari PPI Sungai Kakap, terdapat satu destinasi wisata menarik lainnya yang tidak boleh dilewatkan. Objek wisata itu adalah Kakap Explore. Terletak di Dusun Nirwana, Kecamatan Sungai Kakap, destinasi ini menyajikan wisata alam dengan panorama laut nan indah. Dari sana, para pengunjung dapat dengan jelas melihat aktivitas lalu lalang kapal nelayan.

Objek wisata ini buka dari pukul 09.30 hingga jam 18.00 pada hari biasa, dan buka jam 08.30-19.30 pada akhir pekan. Panorama alam laut lepas dapat dinikmati di lokasi ini, sembari bersantai di saung-saung yang telah tersedia. Bagi penikmat senja, lokasi ini sangat cocok untuk menikmati terbenamnya matahari. Selain itu, destinasi wisata ini juga menyediakan  sejumlah titik menarik untuk berswafoto atau mengabadikan momen.

“Kita juga menyediakan tempat penjualan kuliner baik untuk menu sea food maupun makanan ringan. Untuk pergelaran kegiatan di sini juga bisa,” kata Owner Kakap Explore, Ishak.

Ke depan, lanjut dia, Kakap Explore juga akan menawarkan paket wisata untuk menjelajahi muara Sungai Kakap dengan kapal wisata. Sehingga tak hanya panorama alam saja yang dapat dinikmati, namun jejak sejarahnya juga dapat dipelajari. Wisata sejarah yang dimaksud, adalah karena terdapat makam tertua dan jejak peninggalan zaman Belanda.

Selain itu, pengunjung dapat berwisata religi, karena terdapat Kelenteng Xiao Yi Shen Tang yang lokasinya tepat tengah muara. Sementara pada momen-momen tertentu, wisatawan juga bisa bertamasya budaya, salah satunya melalui pergelaran robo-robo.

“Di Kakap ada wisata religi, di mana terdapat pekong di tengah muara, dan di sini ada wisata budaya dengan ada pergelaran robo- robo dan di sini tempat penghasil ikan,” tutur dia.**

 

error: Content is protected !!