Merasakan Aura Joker Lewat 131 Anak Tangga

SERASA JOKER: Tangga di 167th Street, Bronx, menjadi jujukan untuk mendapatkan foto yang happening atau mereka ulang gaya musuh Batman tersebut. Inset, salah satu adegan di Film Joker DINDA JUWITA/JAWA POS

Joker Stairs yang Kini Jadi Spot Foto Favorit

Salah satu adegan paling kuat dalam film Joker (2019) adalah momen ketika Arthur Fleck yang diperankan Joaquin Phoenix menari di sebuah tangga. Tempat yang dulunya tangga biasa saja itu kini menjadi jujukan wajib kunjung di Bronx, New York. Orang menamainya Joker Stairs. 

Dinda Juwita-Bronx, New York

MENYEBUT Bronx, kesan kumuh, semrawut, dan rawan kejahatan jalanan seolah menjadi top of mind setiap orang. Namun, wilayah utara New York City yang juga dikenal sebagai salah satu kawasan terpadat itu kini punya hal lain yang bisa dibicarakan. Joker Stairs aka Tangga Joker.

Ada beberapa lokasi di New York yang pernah dijadikan set pembuatan film. Di antaranya, American Museum of Natural History yang muncul di film Night at the Museum atau The Plaza Hotel yang menjadi lokasi syuting Home Alone 2: Lost in New York. Lewat film Joker (2019) yang dirilis pada Oktober tahun lalu, kawasan Bronx menyumbang satu lokasi. Sebuah tangga menjadi primadona baru untuk didatangi.

Di sela memenuhi undangan Walt Disney Pictures pekan lalu, Jawa Pos mengunjungi Joker Stairs pada Jumat (17/1). Tangga itu memang tak seramai saat awal rilis film. Namun, setiap hari ada puluhan hingga ratusan orang yang singgah di tempat itu untuk sekadar berfoto.

Tak sulit menjangkau area tersebut. Jika berkunjung melalui pusat kota Manhattan, Grand Central Terminal bisa menjadi pilihan titik awal. Dari Grand Central, cari subway nomor 4 yang menuju arah Woodlawn. Subway akan melewati 14 stasiun dengan enam kali pemberhentian. Dalam waktu sekitar 25 menit, kereta tiba di 167th Street Station. Dari stasiun itu, hanya perlu jalan kaki tak sampai lima menit dan Tangga Joker pun sudah terhampar di depan mata.

Sebetulnya, itu bukan satu-satunya tangga yang ada. Terdapat 63 tangga seperti itu di Bronx. Namun, untuk memastikan tangga yang ada di film, cukup googling atau tanyakan ke warga sekitar. Mereka akan langsung menunjuk tangga fenomenal tersebut.

Paula, 25, termasuk yang datang hari itu. Perempuan berambut plontos tersebut menempuh lebih dari 2 jam perjalanan udara dari Florida ke New York. Dia menyempatkan diri ke Bronx untuk berfoto ala Joker. Udara minus 4 derajat kala itu tak dihiraukannya. Bergegas melepaskan coat dan topi yang dikenakannya, dia bergaya dan sesekali berjoget seperti musuh bebuyutan Batman itu. Rekannya, Andrea, 24, dengan sigap mengabadikan tiap momen Paula. ’’Kami penasaran. Dan, untungnya akses mudah sehingga kini kami sampai di sini,’’ ujar Paula.

Bagi Paula, mulanya tangga itu tak ubahnya seperti tangga-tangga lain. Namun, setelah melihat Joker, tangga tersebut jadi tak biasa lagi. Ada nuansa lain yang dia rasakan. Seperti mengingat segala kegilaan yang dialami dan dilakukan Joker. ”Rasanya memang wajib ke sini jika ingin memiliki foto keren di tempat yang sedang happening. Lumayan menambah feed di Instagram,’’ imbuh Andrea.

Ucapan Andrea ada benarnya. Tagar #JokerStairs di Instagram sudah mencapai lebih dari 10 ribu posting-an hingga tadi malam. Sebagian yang datang melukis wajahnya dan mengenakan setelan jas merah biar makin mirip dengan Joker.

Namun, tak seluruhnya senang. Ada warga yang terganggu dengan banyaknya turis berfoto atau berjalan-jalan di tangga tersebut. Mereka merasa kesulitan untuk melewati tangga dengan 131 anak tangga itu. Dilansir dari Gothamist, seorang warga mengatakan bahwa dia berharap kepopuleran Joker segera berlalu. ”Kami sungguh tidak butuh ini,” kata Jonathan Francis. Ada juga warga yang berniat mematok tiket masuk untuk setiap orang yang ingin melewati tangga tersebut.

Gerai makanan cepat saji Burger King juga tak ketinggalan memanfaatkan momen itu. Mereka menawarkan burger gratis kepada para penduduk Bronx. Penduduk hanya perlu mencantumkan kode KINGSTAIRS pada pemesanan melalui Uber Eats. ”Dear Bronx, kami memahami bahwa badut memang bisa menjadi menyebalkan,” tulis iklan promosi yang sekaligus disebut-sebut sebagai upaya mencemooh rival utamanya, yakni McDonald’s, yang mengusung badut Ronald sebagai maskotnya.

Namun, tak semua memandang nyinyir fenomena Joker Stairs. Ada juga yang antusias. ”Saya menganggapnya sebagai sebuah sambutan hangat dari warga Bronx. Tangga ini bisa juga menjadi ’tangga’ agar Bronx naik kelas dan tidak melulu dicap sebagai kawasan rawan kriminalitas,” tutur seorang perempuan paro baya yang mendiami kawasan tersebut sejak 1970-an.

Beberapa media setempat menyebut Joker Stairs sebagai ’’the next big things in New York’’ dan ’’the new phenomenon in Bronx’’. Sejatinya, destinasi layak kunjung di kawasan Bronx cukup banyak.

Beberapa yang sering menjadi jujukan adalah Bronx Zoo dengan gorilanya yang terkenal, New York Botanical Garden, hingga Yankee Stadium yang merupakan rumah klub bisbol New York Yankees. Namun, siapa sangka jika kepiawaian Todd Phillips dalam mencari spot untuk adegan memorable itu akhirnya menjadi salah satu tempat yang diincar wisatawan dunia.

Sangat mungkin tempat tersebut kembali disesaki orang jika Joker berhasil membawa pulang gelar Film Terbaik Oscars 2020 yang berlangsung pada 9 Februari mendatang. Film itu mendominasi daftar nominasi dengan masuk di 11 kategori.

Bagi tim produksi, menemukan tangga itu bukan hal mudah. Aaron Hurvitz yang tergabung dalam tim desain harus berkeliling kota. Dia mesti bisa menemukan tangga sempit yang biasa digunakan orang-orang sebagai jalan alternatif. ”Banyak tangga yang sudah dipercantik dan diperbaiki. Justru hal itu akan mengurangi estetika (dalam film),” tutur Hurvitz dilansir New York Times. Bagi dia, tangga yang tepat haruslah tampak dramatis.

Ming, 22, salah seorang yang mengunjungi Joker Stairs, beranggapan serupa. Mahasiswa yang kini menempuh pendidikan di Columbia University, NYC, itu senang ada spot foto baru di Bronx. ”Kawasan ini bisa menjadi salah satu opsi dari sekian banyak atraksi di New York. Saya berharap kedatanganku tidak mengganggu warga lokal,” kata pria berwajah oriental tersebut.

Ming tak mempermasalahkan kondisi tangga itu terlihat seadanya. Bagi dia, mengabadikan momen dan membubuhkan hashtag #JokerStairs di akun media sosialnya sudah membuatnya senang dan merasa keren. (*/c7/ayi)

error: Content is protected !!