Meriahkan Kemerdekaan

TURNAMEN BOLA: Kaum Pemuda Desa Karimunting saat menggelar turnamen sepak bola yang diikuti oleh beberapa dusun yang berada di wilayah desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang.

BENGKAYANG-Dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 RI, kaum pemuda pecinta sepakbola menggelar turnamen sepak bola di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, pada Minggu (29/8).

Dalam turnamen sepakbola tersebut, Dani Kurniawan selaku panitia dan penggugus turnamen menyatakan bahwa kegiatan olahraga berbentuk turnamen dilakukan dengan skema sparing, yang diikuti antardusun se-Desa Karimunting. “Kegiatan ini adalah bentuk dari memeriahkan HUT ke-76 RI,” ungkapnya.

Dirinya mengatakan, para pemuda pecinta sepakbola terutama pengurus-pengurus sepak bola gamora karimunting. Hal ini, kata dia, digagas untuk pertama kalinya sparing antar dusun se-Desa Karimunting.

Dia melanjutkan, tujuan dilakukannya turnamen sparing antar dusun tersebut, selain memeriahkan HUT ke-76 RI, juga mempererat  silaturahmi antar semua elemen Desa Karimunting. “Dalam hal ini, kita juga berniat  untuk mengembangkan olahraga sepakbola dan mencari bibit-bibit unggul. Tentunya untuk mencari generasi muda yang berbakat dalam olahraga kulit bundar tersebut,” terangnya.

“Dengan berolahraga juga menjaga imunitas dan kesehatan dimasa Pandemi bagi masyarakat Desa Karimunting,” timpalnya.

Dani turut mengatakan bahwasanya turnamen tersebut diikuti oleh 5 dusun, yaitu Dusun Kembang Sari, Sungai Soga, Sungai Sinjun, Teluk Suak, dan Tanjung Gundul. Masing-masing dusun mengirimkan 2 tim, kecuali dusun Teluk Suak.

Adapun tim undangan adalah Tim Gamora Usia 40, yang diisi oleh pemain legendaris dan senior di Desa Karimunting.

Mekanisme pertandingan ini kami menggunakan sistem pool dan grup, grup A dan B.

Mekanisme pertandingan menggunakan sistem penyisihan grup A dan B. Dan tahap selanjutnya akan menggunakan semi final dan final. Sesuai pemenang grup A atau B. Serta Runner up Grup A dan B. “Estimasi pertandingan kurang lebih memakan satu bulan hingga waktu final,” ucapnya.

Untuk hadiah, Dani mengatakan di tahun pertama dan perdana ini, hadiahnya tidak terlalu besar. Berkisar 15 jutaan total pelaksanaan dan hadiah, bersumber dari dana desa dan para donatur. Dan ada uang pembinaan kepada tim yang juara. Serta menyiapkan piala bergilir untuk pemenang turnamen.

Dirinya berharap, kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar, dan euforia dan semangat masyarakat tetap terjaga dalam hal dunia sepakbola. “Junjung tinggi semangat sportivitas dan persaudaraan antar sesama pemain. Ini bukan sekadar ajang mencari kemenangan, akan tetapi lebih kepada mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar pemuda,” tutupnya. (sig)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!