Merindu Bernabeu yang Dulu

MADRID,– Ada dua yang paling ditunggu begitu Real Madrid kembali ke Santiago Bernabeu di Liga Champions. Selain victory di Eropa yang tak kunjung datang setahun ini, Los Merengues juga sudah lama tidak pernah melihat striker-strikernya menciptakan gol di kandang sendiri.

Sejak kekalahan 0-3 atas CSKA Moskow dalam matchday terakhir fase grup musim lalu, tak pernah lagi ada kombinasi kemenangan dan gol para striker. Di balik tiga gol yang terjadi di dalam dua kali imbang dan sekali kalah di laga home terakhir Liga Champions, dua gol tercipta dari gelandang (Marco Asensio dan Casemiro) dan satu gol dari bek, Sergio Ramos.

Sebelum petaka tiba musim lalu, trio serangan Real masih menyuplai 60 persen gol Real dalam laga fase grup di Santiago Bernabeu. Karim Benzema satu-satunya striker yang tersisa di balik tiga gol Real kala itu. ”Beban yang sama beratnya dengan membawa kembali euforia Liga Champions ke sini (Madrid),” sebut Benzema, dilansir laman Mundo Deportivo.

Nah, pembuktiannya saat menghadapi Galatasaray, dini hari nanti WIB (siaran langsung SCTV/Usee Sports 2 pukul 03.00 WIB). Apalagi bagi Benzema musim ini musim tersulitnya di Eropa. Coco, sapaan karib Benzema, baru tahun ini sejak 2016 – 2017 belum mampu mencetak satu  gol pun dalam tiga laga pertamanya di Liga Champions.

”Kami hanya butuh lebih sabar dan kreatif lagi,” klaim striker yang ikut mencetak  gol di saat Cimbom, julukan Galatasaray, kalah 0-3 di Madrid, saat leg pertama perempat final 2012 – 2013 silam. Tetapi masalah musim ini bukan pada Benzema. Tapi, dari trio serangan tim asuhan Zinedine Zidane itu.

Eden Hazard dan Rodrygo juga sama-sama belum bisa mengukir namanya. Rodrygo pun bisa dipahami, karena dia masih bau kencur di ajang Eropa. Beda dengan Hazard yang dini hari nanti melakoni laga ke-48-nya dalam ajang perebutan Si Kuping Lebar, sebutan trofi juara Liga Champions.

Direkrut untuk mengisi slot Cristiano Ronaldo, Hazard malah membuat Madridista gagal move on dari CR 7, inisial nama Ronaldo. Ingat, dua musim lalu sebelum Ronaldo hengkang ke Juventus, empat dari tujuh gol Real dalam laga home fase grup Liga Champions dari kreasinya. Hazard? Baru satu assist yang dia berikan di Eropa.

Entrenador Real Zinedine Zidane sempat memuji Hazard setelah melihat perkembangan kapten timnas Belgia itu dalam sembilan laga pertamanya. ”Dia semakin bagus. Tetapi dia akan jauh lebih bagus jika mampu mencetak banyak gol,” kata Zidane, dikutip laman Marca. Musim ini, dia baru mencetak satu gol di La Liga.

Handicap di depan Hazard pun semakin kompleks jika melihat dari pengalamannya saat melawan Galatasaray. Termasuk ketika masih berbaju Chelsea, Hazard selalu kesulitan menjadi pembeda melawan klub asuhan Fatih Terim itu. Kepada semua pemain Real termasuk Benzema  dan Hazard, Zidane ingin pertunjukan yang lebih dari di Istanbul.

”Besok (dini hari nanti) adalah harapan sekaligus tanggung jawab besar. Kami bak lawan fans kami sendiri dan kami tahu ini akan berbeda dari di Istanbul. Tapi kami akan mencoba lagi memberikan laga terbaik kami,” janji Zizou, sapaan akrab Zidane, dalam konferensi persnya, di Valdebebas tadi malam WIB.

Setali tiga uang, fullback kiri Real Marcelo juga membakar spirit rekan-rekannya. ”Coba anggap saja ini seperti laga final bagi kalian,” sumbar Marcelo, dikutip situs resmi klub. Namun Terim sudah bisa memahami permainan Real dari pelajaran di Istanbul. Terutama dalam upaya-upaya mengontrol pemain serangan Real.

Dilansir laman Ahaber, Terim menyebut striker-striker Real lebih seperti pemantul untuk pemain second line. Itu yang dia khawatirkan. ”Tidak peduli dengan sejarah kami di sana (tidak  pernah menang). Kami juga bisa membuat Real kesulitan menjebol gawang kami seperti saat di Istanbul,” klaim Terim. (ren)

Read Previous

Tema Mermaid Sukses Pukau Penonton

Read Next

Ada Lomba dengan 20 Peserta tapi Telan Dana Rp960 Juta

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *