Midji Minta Perawat yang Ketus Berhenti

Gubernur Kalbar Sutarmidji menghadiri peringatan HUT ke-43 RSUD Sudarso, Minggu (24/11). Foto : Humpro Kalbar

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji berharap jajaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sudarso serius dalam meningkatkan pelayanan. Ia sendiri telah menyatakan keseriusan untuk mengubah Sudarso secara keseluruhan.

“Saya paham tidak gampang mengurus rumah sakit. Tapi kalau ada perawat yang masih ketus-ketus itu sampaikan ke saya dan harus keluar dari RSUD Sudarso, mau tenaga ahli atau apa pun keluar,” tegasnya saat memberikan sambutan peringatan HUT ke-43 RSUD Sudarso, Minggu (24/11).

Orang nomor satu di Kalbar itu yakin bisa menyiapkan tenaga kesehatan yang lebih baik. Dikatakannya Pemprov saat ini sudah mampu membangun gedung senilai Rp184 miliar, dengan demikian otomatis juga mampu mencari ratusan tenaga profesional yang betul-betul mau bekerja dengan baik.

“Bisa kami bayar, dan sekarang tinggal saya berikan kesempatan kepada jajaran RSUD Sudarso mau berubah apa tidak. Mengubah fisik itu gampang tetapi mengubah mental itu tidak gampang,” tambahnya.

Midji sapaan akrabnya meminta jajaran RSUD Soedarso terus melakukan inovasi-inovasi dan evaluasi dalam pelayanan. Pelayanan menurutnya harus diberikan dengan hati bukan dengan mulut. Apalagi lanjut dia mulut-mulut yang suka mengomeli pasien.

“Perawat dan dokter tidak boleh marah dengan pasien, seberapa ketersinggungan kita dari sikap mereka kita harus melayani dan kita harus maklumi karena mereka sakit,” pungkasnya.(bar/r)

error: Content is protected !!