Midji Minta Wali Kota Tutup Sementara Mal di Pontianak

Gubernur Kalbar, Sutarmidji.

PONTIANAK- Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji berharap Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengkaji penutupan sementara pusat perbelanjaan atau mal yang menjual barang di luar kebutuhan pokok sehari-hari. Hal itu penting sebagai langkah antisipasi penyebaran penularan Covid-19 di tengah masyarakat.

“Pak Wali boleh kaji itu (penutupan mal), karena beliau yang berwenang,” ungkap Midji sapaan akrabnya, Jumat (22/5).

Untuk Ayani Megamall misalnya, ia menyarankan bisa dibuka secara parsial. Karena memang di dalamnya ada Hypermart yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari dan tetap harus buka. Sementara untuk toko-toko yang menjual barang di luar kebutuhan pokok, bisa ditutup sementara. “Penutupan 10 hari, (setelah itu) evaluasi lagi,” sarannya.

Seperti diketahui jelang Idulfitri pusat-pusat perbelanjaan di Kota Pontianak memang terpantau ramai. Tak hanya kebutuhan pokok, masyarakat juga banyak yang pergi ke pasar untuk berbelanja kebutuhan lain seperti pakaian dan lain sebagainya.

Sementara sampai saat ini kasus konformasi Covid-19 di Kalbar terus bertambah. Kota Pontianak sendiri memiliki jumlah kasus tertinggi dan menjadi salah satu wilayah zona merah karena penularannya sudah antar penduduk.

“Keterjangkitan (Covid-19) sekarang tidak lagi berdasarkan kluster, tapi sudah menyebar, karena sudah antar warga setempat. Jadi kita tidak tahu dan mereka tidak punya gejala apa-apa,” terang Midji.(bar)

Read Previous

Berpakaian Laiknya Superhero, Dokter di Pedalaman Kalbar Kampanye Penggunaan Masker

Read Next

Tiadakan Salat Id di Mujahidin, Gubernur Kalbar Sutarmidji Meminta Maaf