Minta Temajuk Jadi Pintu Resmi Wisman

Para pembicara saat rakor dalam rangka percepatan pembangunan wilayah perbatasan Aruk sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di PLBN Aruk, Kabupaten Sambas, Senin (10/2).

SAMBAS-Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kalimantan Barat (Kalbar), khususnya di kawasan wisata Pantai Temajuk, Kabupaten Sambas, Gubernur Kalbar Sutarmidji berharap ada pintu resmi perlintasan orang.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar dikatakan bakal membahas bersama pihak Imigrasi untuk rencana lebih lanjut. Bahkan Pemprov menyatakan siap mengucurkan anggaran untuk membangun pos tersebut.

“Di sana tidak ada pos resmi dan petugas, sehingga orang keluar masuk saja, tidak tercatat,” ungkapnya saat rapat koordinasi dalam rangka percepatan pembangunan wilayah perbatasan Aruk sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Wisma Indonesia, PLBN Aruk, Kabupaten Sambas, Senin (10/2).

Dalam rapat yang dihadiri berbagai pihak terkait pengelolaan perbatasan itu, Midji sapaan akrabnya menargetkan akhir tahun depan pos tersebut sudah harus selesai. Pembangunannya dinilai penting untuk mewujudkan kawasan Temajuk sebagai destinasi wisata unggulan Kalbar.

Menurut orang nomor satu di Kalbar itu, selama ini banyak wisman tertarik datang ke sana, namun takut dideportasi. Mereka bisa saja masuk namun tidak secara resmi dan tercatat.

“Turis yang taat hukum seperti dari Eropa yang sering jalan-jalan, mereka takut mau masuk (lewat perbatasan Temajuk), karena ketika ditangkap dan deportasi mereka tidak bisa masuk lagi (ke negara yang sama),” ujarnya.(bar)

Read Previous

Wujudkan Generasi Unggul Berkarakter Qurani SDIT Al Mumtaz Wisuda Tahfizh 118 Siswa/i

Read Next

Widya Dharma Pontianak Angkat Rektor Pertama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *