Mobil Oksigen Layani Masyarakat Yang Sesak Napas

ispa

MOBIL OKSIGEN: Petugas sedang bersiaga di Mobil Oksigen yang diluncurkan oleh Dinas Kesehatan Sintang untuk melayani masyarakat yang sesak napas akibat kabut asap. FIRDAUS DARKATNI/PONTIANAKPOST

SINTANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang luncurkan mobil oksigen untuk melayani masyarakat di Kota Sintang yang sesak napas akibat dari kabut asap yang sudah berkepanjangan. Dinas Kesehatan mengerahkan 4 unit mobil ini dengan meletakkan dua pertugas untuk masing-masing mobil. Ada 4 lokasi yang dijadikan tempat untuk mobil oksigen ini bersiaga. Pertama di Pasar Sungai Durian, Pasar Masuka, Pasar Inpres dan Bundaran Tugu Bank Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan, dr Harysinto Linoh kepada Pontianak Post menuturkan bahwa mobil oksigen ini dilengkapi dengan tabung oksigen portable. Kemudian juga dilengkapi dengan masker.

“Tujuan dari mobil oksigen ini adalah apabila ada masyarakat yang mengalami sesak napas akibat kabut asap mereka bisa mendatangi mobil oksigen. Oleh petugas akan ditangani, apabila sesaknya berkurang maka diperbolehkan untuk pulang, tapi jika tidak, maka petugas akan merujuk ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” ungkap Harysinto Linoh, Rabu (18/9).

Dr Harysinto linoh juga memaparkan bahwa kondisi di Kabupaten Sintang, kabut asap kian hari kian pekat. Ia juga menerima laporan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang bahwa kualitas udara sudah mencapai kategori sangat tidak sehat, kendati turun lagi ke kategori tidak sehat.

“Itu sebab, kita bekerja sama dengan Dharma Wanita dan berbagai pihak untuk terus memberikan langkah antisipasi kepada masyarakat dengan memberikan masker kepada anak sekolah dan masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah menghimbau kepada puskesmas yang ada di Kabupaten Sintang untuk terus menyediakan tabung oksigen untuk membantu pasien yang mengalami sesak napas.

“Ini kita lakukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, agar pelayanan kesehatan terus siaga sampai kabut asap ini hilang,” tutupnya. (fds)

Read Previous

Manusia, Tersangka Deforestasi dan Eksploitasi Hutan

Read Next

Menanti Kuasa Tuhan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular