Mobil Terbakar di SPBU Nusapati

MEMPAWAH- Insiden mobil terbakar di SPBU Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Selasa (26/5) siang mengejutkan masyarakat. Beruntung, kesigapan warga dan petugas membuat api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun supir mobil naas mengalami luka bakar.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, S.Ik melalui Kapolsek Sungai Pinyuh, Kompol M Pangaribuan, SH, MH membenarkan kejadian itu. Kapolsek mengungkapkan, mobil kijang dengan nomor polisi KB 1143 D itu dikemudikan oleh Dedi Hermawan (18) warga Desa Nusapati.

Insiden kebakaran bermula ketika Dedi usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) premium di SPBU Nusapati. Dedi yang belakangan diketahui menyimpan tangki siluman dibagian belakang mobilnya itu terlihat normal mengikuti antrian bersama mobil lainnya di SPBU Nusapati.

Dari rekaman kamera CCTV SPBU Nusapati mengungkapkna, usai mengisi premium sebanyak 40 liter Dedi menyalakan mobil dan meninggalkan lokasi SPBU. Saat mobil mulai berjalan pelan, seketika muncul percikan api dari kelistrian mobil. Kemudian, api terlihat semakin membesar dari dalam mobil.

Tak berselang lama, Dedi memutuskan meninggalkan mobil naas itu dengan cara melompat melewati pintu samping. Walau berhasil keluar dari mobil, namun bagian wajah dan kaki Dedi tetap saja terbakar. Tak sampai disitu, mobil yang tetap berjalan tanpa supir itu berhenti setelah menabrak semen pembatas di depan swalayan Alfamart di depan SPBU Nusapati.

Sementara itu, api terus berkobar dan membakar seluruh badan mobil. Kobakaran api semakin membumbung tinggi akibat tangki siluman berisikan premium ikut terbakar. Tak pelak, warga dan petugas SPBU Nusapati panik melihat api yang semakin beringas melalap mobil tua itu.

Petugas SPBU Nusapati pun bergegas menghubungi BPA Sungai Pinyuh untuk meminta pertolongan. Tak berselang lama petugas BPA Sungai Pinyuh tiba di lokasi kebakaran dengan dua unit mobil pemadam. Setelah sepuluh menit, petugas berhasil memadamkan kobakaran api.

“Kami sudah melakukan olah TKP atas insiden kebakaran mobil kijang di SPBU Nusapati. Kami menemukan mobil ini membawa tangki siluman yang disimpan dibagian belakang mobil,” ungkap Kapolsek, Pangaribuan.

Terkait insiden itu, Kapolsek memastikan akan dilakukan proses hukum sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Jika terbukti melakuka pelanggaran terhadap UU maka korban si pemilik kendaraan akan diproses hukum.

“Mobil sudah kami amankan di Mapolsek Sungai Pinyuh sebagai barang bukti dalam penyelidikan kasus ini. Kita juga akan mendengarkan keterangan dari korban nantinya,” ujarnya.

“Saat ini, korban sudah dirujuk ke rumah sakit di Pontianak. Kondisinya tidak terlalu parah, sebab luka bakarnya tidak terlalu dalam. Hanya saja, bagian yang terbakar di wajah dan kaki. Sehingga, secara prosedur medis harus dirujuk ke Pontianak,” tukasnya menambahkan.(wah)

loading...