MTQ XXVIII Kabupaten Ketapang Resmi Dimulai

mtq

PENCET SIRENE: Wakil Bupati Ketapang Suprapto Sutrisno bersama jajaran Forkopimda Ketapang memencet sirene sebagai tanda telah dibuka secara resmi perhelatan akbar MTQ XXVIII Kabupaten Ketapang, Selasa (8/10) malam. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

394 Orang Berlaga di Arena MTQ

KETAPANG – Sebanyak 394 qori dan qoriah berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVIII Tingkat Kabupaten Ketapang. Jumlah tersebut diketahui saat pengumuman yang disampaikan Edi Junaidi, S.Sos, ketua Panitia MTQ XXVIII, usai pembukaan oleh Wakil Bupati (Wabup) Ketapang, Drs. H. Suprapto Sutrisno, Selasa (8/10) malam di panggung besar halaman Masjid Agung Al Ikhlas Ketapang.

Disebutkan Plt. Asisten II Setda Ketapang tersebut bahwa jumlah kafilah yang mengikuti MTQ Tingkat Kabupaten Ketapang mencapai 394 orang, terdiri dari 356 peserta dan 38 ofisial dari 16 kecamatan. Dipaparkan dia bahwa untuk Kecamatan Air Upas berjumlah 16 orang, Benua Kayong (33 orang), Delta Pawan (42 orang), Jelai Hulu (19 orang), Kendawangan (33 orang), Matan Hilir Selatan (31 orang), Matan Hilir Utara (29 orang), Manismata (20 orang), Marau (14 orang), Muara Pawan (34 orang), Nanga Tayap (21 orang), Pemahan (20 orang), Sandai (27 orang), Sungai Melayu Rayak (26 orang), Sungai Laur (14 orang), dan Tumbang Titi, 15 orang. “Empat kecamatan yang tidak mengirim kafilah pada MTQ XXVIII Tingkat Kabupaten Ketapang adalah Kecamatan Singkup, Simpang Dua, Simpang Hulu, dan Kecamatan Hulu Sungai,” ucap dia.

Ada pun cabang yang dipertandingkan mereka di antaranya, Musabaqah Tilawatil Quran golongan remaja, Musabaqah Tilawatil Quran golongan anak-anak, Musabaqah Tilawatil Quran golongan dewasa, Musabaqah Tilawatil Quran golongan Tartil Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an golongan dewasa dan Qiraat Saba’ah Mujawwad, serta bMusabaqah Tilawatil Quran golongan cacat netra. Selanjutnya, disebutkan dia, Musabaqah Hifzhil Quran Golongan 1 Juz plus Tilawah, 20 juz, 30 juz; Musabaqah Fahmil Qur’an (putri dan putra), Musabaqah Syarhil Quran (putri dan putra), Musabaqah Khatil Quran Golongan Naskah, Golongan Hiasan Mushaf, Golongan Dekorasi dan Kontemporer. Demikian juga Musabaqah Hifzhil Quran, Golongan 5 Juz + Tilawah, Qirat Sab’ah Murattal Golongan remaja dan dewasa.

MTQ XXVIII Kabupaten Ketapang dibuka Wabup Suprapto Sutrisno, ditandai dengan membunyikan sirene bersama Komandan Kodim 1203 Ketapang, Kapolres Ketapang, Ketua DPRD Ketapang, Sekda Ketapang, Plt. Asisten II Setda Ketapang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang, dan pejabat lainnya. Sebelum pembukaan dimulai, Edi Junaidi, ketua Panitia MTQ XXVIII menyampaikan laporan pelaksanaan. Staf Ahli Bupati Ketapang yang menjabat Plt. Asisten II Setda Ketapang tersebut menjelaskan maksud dan tujuan diselenggarakannya perhelatan akbar ini. Mereka ingin mencari kader-kader yang mampu memahami ilmu-ilmu Alquran, khususnya pada bidang yang dipertandingkan. Tujuan selanjutanya mereka ingin mempersiapkan keikutsertaan menjadi peserta MTQ XXVIII Kalbar di Sekadau. Di samping itu, mereka juga ingin meningkatkan pemahaman penghayatan dan penamalan Alquran dalam kehidupan dalam kehidupan sehari-hari, meningkatkan pemahamanan kehidupan beragama dalam bernegara di Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Ketapang, H. Ikhwan Pohan menegaskan MTQ merupakan agenda tetap dan kultur budaya masyarakat Ketapang. Ditambah lagi, MTQ oleh pemerintah, menurut dia, dilakukan secara berjenjang. “Insyaallah pada tahun 2020 nanti, MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat akan dilakukan di Kabupaten Sekadau, dan di tahun yang sama, akan dilaksanakan MTQ tingkat nasional di Sumatera Barat,” sebut dia.

Berkaitan dengan ajang ini, Ikhwan berharap ke depan semakin mendapat dukungan penuh dari masyarakat, terutama dari pemerintah setempat, sehingga MTQ akan tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat, terutama dari tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten. “Sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama di Kabupaten Ketapang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ketapang yang berikan dukungan penuh pada pelaksanaan MTQ, semoga acara ini dapat berjalan dengan baik dan sukses tanpa halangan apapun,” ucap Ikhwan.

Penyerahan piala bergilir MTQ Tingkat Kabupaten Ketapang selanjutnya dilakukan Wabup Suprapto. Dalam arahannya dia menyebutkan bahwa pelaksanaan MTQ memiliki makna yang sangat penting. Di samping bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan ukuwah Islamiyah, juga diharapkan diia sekaligus bertujuan meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan isi kandungan Alquran. “Sehingga melalui MTQ itu diharapkan agar Alquran benar-benar dijadikan sebagai pedoman hidup bagi umat Islam. Sekaligus sebagai landasan spiritual, moral, dan etik pembangunan dalam rangka mewujudkan cita-cita bersama, yaitu Kabupaten Ketapang yang maju menuju masyarakat sejahtera,” ungkap Wabup.

Wabup berharap MTQ kali ini dapat dijadikan momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sekaligus diharapkan dia sebagai sarana syiar dalam rangka pembinaan generasi muda agar memiliki akhlak yang mulia. Ia yakin dengan keimanan, ketakwaan, dan akhlak yang mulia, generasi muda akan menjadi generasi yang tangguh dalam menghadapi tantangan zaman di era globalisasi.

“Saya juga yakin anak-anak kita akan mampu memfilter segala pengaruh negatif dari kemajuan teknologi dan informasi, sekaligus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi tersebut ke arah yang lebih positif, sehingga akan menjadi generasi yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing. Perlu diingat bahwa pelaksanaan MTQ hendaknya dipahami juga sebagai tolak ukur keberhasilan kita dalam menghadapi pelaksanaan MTQ XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2020 di Kabupaten Sekadau,” tegas Wabup ketika itu. (PK)

Read Previous

Jembatan Melano Ditabrak Ponton

Read Next

Tujuh Ruko di Semitau Hangus Terbakar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular