MTQ XXVIII Kecamatan Pontianak Kota Resmi Digaungkan

mtq
PUKUL BEDUK: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono bersama anggota DPRD Nela dan Sekda Mulyadi memukul beduk saat pembukaan MTQ Pontianak Kota. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Jadi Ajang Filterisasi Dampak Negatif Kemajuan Teknologi

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXVIII Kecamatan Pontianak Kota diharapkan dapat menjadi filter penyaring berbagai dampak negatif kemajuan teknologi informasi yang tidak selaras dengan kandungan Alquran. Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

MIRZA A. MUIN, Pontianak

“MTQ Tingkat Kecamatan Kota Pontianak sudah dimulai. Saya harap, pelaksanaan ini mampu membawa hal-hal yang menuju positif. Apalagi di tengah era digitalisasi saat ini, perlu adanya filter sebagai benteng pertahanan diri,” kata Wali Kota Edi Rusdi Kamtono usai membuka acara MTQ tingkat Kecamatan Pontianak Kota di Pondok Pesantren Al Adaby Jalan Danau Sentarum, Jumat (4/10) malam.

Diakui Edi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat, tanpa dibarengi dengan penerapan pengetahuan agama yang baik dan benar, bisa berdampak negatif bagi generasi muda. Selain itu, melalui MTQ ini pula sebagai wadah seleksi qori-qoriah dan hafiz-hafizah terbaik, yang akan mewakili Kecamatan Pontianak Kota pada MTQ tingkat Kota Pontianak mendatang. “Tak kalah pentingnya, juga untuk menggerakkan syiar ajaran Alquran,” ucapnya.

Wali Kota berharap bibit qori-qoriah Kota Pontianak ke depan bisa mewakili Kalbar dalam lomba MTQ tingkat nasional bahkan internasional. Dengan memiliki qori dan qoriah berprestasi, dia yakin, tentunya bisa membuat Kota Pontianak dikenal sebagai kota pelahir qori dan qoriah terbaik.

Ajang seperti ini, diyakini Edi, juga mampu menekan kegiatan-kegiatan negatif remaja Kota Pontianak.

Diungkapkan dia bagaimana di era saat ini, segala informasi, baik itu pesan positif dan negatif, dapat menyebar dengan pesat. Kurangnya pemahaman dasar tentang agama, dipandang Edi mampu memicu tindakan-tindakan negatif.

“Jikalau agamanya kuat, perilaku menggunakan narkoba, seks bebas, hingga perbuatan kejahatan mampu ditangkal,” kata dia.

Selain melafazkan dan menggemakan ayat-ayat Alquran melalui MTQ, diharapkan dia, juga dipahami dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga berpesan agar para orang tua berkewajiban untuk terus mengajarkan akhlak kepada anak-anaknya.

“Kita semua berkewajiban dan bertanggung jawab untuk mengamalkannya,” tandasnya. (*)

loading...