Mulai 1 Agustus, Wajib Pajak Harus Gunakan e-Bupot 23/26

SOSIALISASI: Tim Penyuluh KPP Pratama Pontianak Timur memberikan sosialisasi e-Bupot 23/26 melalui Zoom Meeting, Senin (20/07). IST

PONTIANAK—Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pontianak Timur mengadakan Bimbingan Teknis e-Bupot 23/26 melalui Zoom Meeting di Aula KPP Pratama Pontianak Timur, Senin (20/7).

Aplikasi e-Bupot 23/26 adalah perangkat lunak yang disediakan di laman milik Direktorat Jenderal Pajak (djponline.pajak.go.id) atau saluran tertentu yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak yang dapat digunakan untuk membuat bukti pemotongan, membuat dan melaporkan SPT Masa PPh Pasal 23/26 dalam bentuk dokumen elektronik.

“Sebenarnya aturan mengenai e-Bupot 23/26 sudah ditetapkan sejak 31 Maret 2017 melalui Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-04/PJ/2017. Pada mulanya, ketentuan tersebut diberlakukan khusus untuk para wajib pajak di KPP LTO, KPP Madya, dan wajib pajak di Kanwil DJP Wajib Pajak Besar,” kata Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi II Stephanus Yuyun saat membuka acara.

“Mulai 1 Agustus  nanti, aplikasi tersebut wajib digunakan untuk wajib pajak yang memenuhi syarat melakukan pemotongan minimal dua puluh transaksi, menerbitkan bukti potong dengan jumlah penghasilan bruto lebih dari seratus juta rupiah dalam satu bukti potong, dan sudah pernah melaporkan espt masa secara elektronik,” lanjut Yuyun. ”Mulai 1 September aplikasi ini untuk seluruh wajib pajak,” tambahnya

Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-04/PJ/2017 mengatur tentang bentuk, isi, tata cara pengisian dan penyampaian surat pemberitahuan masa pajak penghasilan pasal 23 dan/atau pasal 26 serta bentuk bukti pemotongan pajak penghasilan pasal 23 dan/atau pasal 26.

Kegiatan Bimbingan Teknis yang dilakukan selama dua hari ini dibagi dua sesi tiap harinya. Pada bimbingan teknis kali ini, KPP Pratama Pontianak Timur mengundang Wajib Pajak PKP yang merupakan WP Prioritas. Yuyun berpesan, “Wajib Pajak dapat berkomunkasi dengan KPP Pratama Pontianak Timur melalui media sosial KPP Pratama Pontianak Timur.” Ia berpesan agar masyarakat mengikuti medsos KPP Pratama Pontianak Timur yang beralamat @pajakpontitimur (Instagram, Facebook, Twitter).

Ia juga menyampaikan bahwa apabila masyarakat membutuhkan konsultasi langsung dapat menghubungi KPP Pratama Pontianak Timur melalui saluran telepon (0561) 810 6058, (telepon) dan (0821) 5207 4938 (chat only), serta email di kpp.707@pajak.go.id.

error: Content is protected !!